73 Orang Tewas Akibat Mengumpulkan Bensin Dari Pipa Minyak Ilegal yang Dibocorkan Penyelundup

"Nyawa mereka akan diselamatkan jika tentara melakukan pekerjaan mereka untuk menghalau warga dan tidak membiarkan mendekat (lokasi pipa),"

73 Orang Tewas Akibat Mengumpulkan Bensin Dari Pipa Minyak Ilegal yang Dibocorkan Penyelundup
Twitter/omarfayad
tentara meksiko 

SERAMBINEWS.COM - Korban tewas kebakaran hebat akibat ledakan pada saluran pipa minyak ilegal di kawasan Meksiko bertambah menjadi 73 orang.

Insiden itu terjadi setelah ratusan orang mengerumuni lokasi pipa saluran bahan bakar ilegal untuk mengumpulkan bensin.

Laporan AFP pada Minggu (20/1/2019) menyebutkan, aroma bahan bakar yang tajam masih tercium, sementara potongan pakaian dari para korban masih berserakan.

Baca: Hasil Tinju Dunia - Manny Pacquiao Menang Mutlak Melawan Adrien Broner

Baca: Ajak Pilih Prabowo-Sandi, Kader PKS Aceh Singkil Mematungkan Diri di Pinggir Jalan

Kobaran api besar yang dipicu oleh pipa bocor di Tlahuelilpan, negara bagian Hidalgo, Meksiko, Jumat (18/1/2019).
Kobaran api besar yang dipicu oleh pipa bocor di Tlahuelilpan, negara bagian Hidalgo, Meksiko, Jumat (18/1/2019). ((AFP/FRANCISCO VILLEDA))

Ketika petugas forensik memasukkan jenazah ke dalam van untuk dibawa ke rumah duka, sekitar 30 penduduk menghentikan mereka.

Warga meminta jenazah kerabat mereka karena biaya yang dikenakan oleh rumah duka terlalu mahal.

Kemudian, pihak berwenang memutuskan untuk membawa jenazah ke kamar mayat.

Menteri Pertahanan Meksiko Luis Crescencio Sandobal mengatakan, petugas segera bergerak pada Jumat lalu ketika mengetahui penyelundup bahan bakar membocorkan pipa itu.

Baca: Kelompok Bersenjata Tembak Biksu di Thailand, Dua Tewas dan Lainnya Terluka

Baca: Tiga Jam Diguyur Hujan, Dua Gampong di Labuhan Haji Tergenang Banjir

Sekitar 25 tentara diterjunkan ke lokasi dan berusahan memblokir wilayah itu.

Namun, prajurit tak mampu mengatasi sekitar 700 warga sipil yang mengerumuni pipa untuk mengumpulkan bensin tumpah ke dalam ember dan jeriken.

Presiden Meskiko, Andres Manuel Lopez Obrador telah mengunjungi tempat kejadian pada Sabtu (19/1/2019) pagi.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved