Langsa Gencarkan Safari Subuh

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mulai menggencarkan kegiatan safari Subuh di seluruh masjid atau juga meunasah gampong

Langsa Gencarkan Safari Subuh
IST
JAMAAH Safari Subuh di Masjid Jami' Baitul A'la Pasi Janeng, Woyla Timur pada Ahad, 3 Syawal 1439 H (17/6/18). 

* Wakil Wali Kota Perintahkan Seluruh Keuchik

LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mulai menggencarkan kegiatan safari Subuh di seluruh masjid atau juga meunasah gampong. Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM telah mengeluarkan perintah tersebut saat melaksanakan safari Subuh bersama masyarakat di Masjid Jabbal Nur Gampong Sukajadi Makmur atau Trom, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (19/1).

Menurut Marzuki Hamid, safari subuh harus dilaksanakan di 66 gampong yang berada dalam lima kecamatan, minimal satu pekan sekali. Tetapi, jika lebih dari satu kali, maka lebih baik lagi dengan melibatkan tuha peut dan juga perangkat gampong, tambahnya.

Dia berharap, pada setiap pelaksanaan Subuh berjamaah yang diikuti masyarakat, maka harus dibarengi dengan tausiah. “Untuk mengajak masyarakat hadir shalat Subuh berjamaah, maka leuchik, tuha Peut, maupun perangkat gampong harus berada di depan untuk menjadi contoh,” ujarnya.

Dia menambahkan, bukan sebaliknya, warga disuruh ke masjid, tapi perangkat gampong tidak ke masjid, sehingga warga tidak akan bersedia mengikuti, kecuali yang sudah menjadi jamaah Subuh. Disebutkan, pada safari Subuh yang diisi dengan tausiah, juga disediakan makanan dan minuman, sehingga jamaah tidak jenuh dan akan lebih banyak lagi yang hadir ke masjid.

“Saya imbau keuchik, tuha peut dan perangkatnya bertanggungjawab atas terlaksananya safari Subuh di masing-masing gampong,” ujar Marzuki Hamid. Dia juga meminta Dinas Syariat Islam dan camat di masing-masing wilayah untuk memantau kegiatan safari Subuh, sekaligus melakukan pembinaan terhadap keuchik yang tidak melaksanakan perintah ini.

Marzuki menyatakan laporan perkembangan safari Subub berdasarkan pantauan Dinas Syariat Islam dan camat di setiap gampong harus diberikan kepada Wali Kota Langsa. “Program Safari Subuh ini sebagai wujud keseriusan Pemko Langsa, dalam menciptakan Kota Langsa berperadaban, Islami dan demi tegaknya Islam,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, secara terpisah mengatakan pelaksanaan safari Subuh yang dilaksanakan setiap hari Sabtu bersama masyarakat, terus bertambah jamaahnya.

“Safari Subuh di Masjid Jabbal Nur, merupakan salah satu daerah terpencil yakni Gampong Sukajadi Makmur yang harus ditempuh sekitar 8 km dari pusat kota, namun jamaahnya mencapai seribuan lebih, dimana ASN dan masyarakat berbaur dalam safari Subuh itu,” sebutnya.

Dikatakan, safari Subuh yang sudah berjalan 6 tahun lebih harus terus berlanjut dan seluruh gampong dalam wilayah Pemerintahan Kota Langsa juga harus membuat kegiatan safari Subuh. “Safari Subuh di gampong adalah perintah Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan ini harus siap kita laksanakan bersama,” katanya.

Ibrahim Latif mengatakan akan terus berkoordinasi dengan bergagai pihak dan meneruskan ke seluruh keuchik, imam, tuha peut, agar safari subuh di setiap gampong harus berjalan dengan baik.(zb)

gerakan safari subuh pemko langsa
* Sudah berjalan enam tahun lebih
* Perangkat gampong harus laksanakan
* Minimal, satu kali dalam sepekan
* Diisi dengan tausiah sesuai shalat Subuh
* Minuman dan makanan harus disediakan
* Diharapkan, jamaah akan terus bertambah

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved