Mengabaikan ISIS dan Bawa Turis Keliling Afghanistan, Hafizullah Pemandu Paling Berani di Dunia

Namun mantan tentara Tentara Nasional Afghanistan dari Kabul telah mendapat ancaman dari para ekstrimis Islam serta tetangganya

Mengabaikan ISIS dan Bawa Turis Keliling Afghanistan, Hafizullah Pemandu Paling Berani di Dunia
Hafizullah Kohistani/SWNS
Hafizullah, Pemandu Paling Berani di Dunia Mengabaikan ISIS untuk Membawa Turis Keliling Afghanistan 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

SERAMBINEWS.COM - Mari kita bertemu Hafizullah, pemandu wisata paling berani di dunia yang siap mengantar turis keliling Afghanistan.

Ia tidak takut meski mendapat ancaman mati dari Taliban dan ISIS .

Hafizullah 'Akbar' Kohistani, 29, mengangkut turis Eropa di seluruh negara Timur Tengah dan bertindak sebagai pengawal mereka jika mereka mendapat masalah.

Namun mantan tentara Tentara Nasional Afghanistan dari Kabul telah mendapat ancaman dari para ekstrimis Islam serta tetangganya atas perusahaannya yang kontroversial.

Hafizullah 'Akbar' Kohistani, dalam foto, yang menjalankan sebuah perusahaan tur yang menunjukkan pengunjung di sekitar Afghanistan - meskipun diancam oleh Taliban dan ISIS
Mantan prajurit Tentara Nasional Afghanistan dari Kabul telah diancam untuk pekerjaannya ()

Baca: Ceh Fauzul Abdi dari Bener Meriah Akan Tampil di Liga Dangdut Indonesia Malam Ini

Baca: Politeknik Negeri Lhokseumawe Tampung 1.400 Mahasiswa Baru, Ini Jadwal dan Jalur Penerimaan

Baca: Michael Rockfeller, Putra Miliarder AS yang Hilang di Hutan Papua, Hanya Potongan Kaki yang Tersisa

Gambar kanan adalah Akbar dalam salah satu turnya di bulan November 2018 ()
Akbar, dalam foto, harus tidak berteman dan memblokir keluarganya dari media sosial dalam upaya untuk menjaga mereka tetap aman karena pekerjaannya yang kontroversial ()

Baca: Skandal Cinta Terlarang di Aceh Utara, Kenal di FB, 3 Kali Tidur Seranjang dan Rencanakan Pembunuhan

Baca: Tabloid Indonesia Barokah dan Obor Rakyat Sama-sama Disebar Jelang Pilpres, Ini Perbedaanya

Dia harus membatalkan pertemanan atau memblokir keluarganya dari halaman media sosialnya dalam upaya untuk melindungi mereka dari foto-foto kontroversial yang dia posting dengan turis.

Dan dia juga dipaksa untuk membuat akun Facebook baru karena dia tidak lagi menerima permintaan pertemanan dari Afghanistan.

Akbar berkata: 'Kehidupan keluarga saya berisiko.

'Kadang-kadang saya menerima beberapa ancaman dari orang tak dikenal, kebanyakan mereka tidak senang bahwa saya bekerja dengan orang asing dan saya mencoba menjelaskan kepada mereka bahwa saya tidak bekerja dengan pasukan militer, saya bekerja dengan turis.

"Tapi saya pikir saya harus terus sampai akhir karena saya sudah di dalam dan saya tidak bisa kembali dan banyak orang tahu apa yang saya lakukan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved