TKW Aceh yang Ditabrak di Malaysia Butuh Biaya Operasi, Haji Uma Temui Ketua DPD

Janda tiga anak tersebut saat ini dirawat di sebuah RS Malaysia dan membutuhkan biaya operasi 4.000 ringgit Malaysia (RM).

TKW Aceh yang Ditabrak di Malaysia Butuh Biaya Operasi, Haji Uma Temui Ketua DPD
For Serambinews.com
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma pada Rabu (13/2/2019) menemui Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang untuk mencari solusi terkait nasib Trimurni Ibrahim (46) TKW asal Aceh yang jadi korban tabrak lari di Malaysia. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma pada Rabu (13/2/2019) menemui Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang untuk mencari solusi terkait nasib Trimurni Ibrahim (46) TKW asal Aceh yang jadi korban tabrak lari di Malaysia.

Janda tiga anak tersebut saat ini dirawat di sebuah RS Malaysia dan membutuhkan biaya operasi 4.000 ringgit Malaysia (RM).

Janda tersebut ditabrak saat pulang kerja di kawasan Ipoh Perak Malaysia, sehingga mengalami patah kaki, pelaku langsung kabur.

“Tadi saya langsung menemui Ketua DPD RI untuk menyampaikan persoalan tersebut. Setelah menunjuk foto korban dan menjelaskan kronologis dan lilitan utang di Rumah sakit 4000 RM,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com.

Baca: Jadi Korban Tabrak Lari di Malaysia, Begini Kondisi TKW asal Aceh Utara

Baca: TKW Aceh Timur Diselamatkan

Baca: Enam Tahun Diperlakukan tidak Manusiawi, TKW asal Aceh Akhirnya Dapatkan Perlindungan KJRI Penang

Baca: Lagi, Arab Saudi Eksekusi Mati TKW Tanpa Pemberitahuan Pada Pemerintah Indonesia

Selain itu Haji Uma juga menyampaikan rencana pengurusan adminitrasi supaya korban dapat dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Aceh Utara.

“Akhirnya bak gayung bersambut, Ketua DPD RI pun mengamininya,”ujar Haji Uma.  Sementara Ketua KANA Abu Saba yang diutus Haji Uma ke rumah sakit perak, juga iku mengalang bantuan.

Sehingga didapat bantuan termasuk dari warga Aceh di Perak Ipoh Simpang Pulai, dan di Malaysia. Akhirnya pada pukul 20.00 waktu Malaysia utang pasien berhasil kita lunasi.

“Selanjutnya kita akan terus memantau pasien dan melihat perkembangan nya, kita doaka pasien segera beransur sehat supaya bisa kita pulangkan ke kampung asal untuk pengoban yang lebih intensif,” ujar anggota DPD RI asal Aceh itu.

Haji Uma mengucapkan terimakasih kepada Abu Saba dan kepada masyarakat Aceh yang ada di sana yang sudah ikut membantu dalam berbagai hal, sehingga proses tersebut dapat selesai.

“Kepada keluarga di kampung supaya bersabar, saya berusaha semaksimal mungkin supaya korban bisa dibawa pulang,” kata Haji Uma. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved