Sikundo, Nama yang Ditabalkan Cut Nyak Dhien

AUHARI selaku Keuchik Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat tiba-tiba bitu dan tidak bisa mengeluarkan

Sikundo, Nama yang Ditabalkan Cut Nyak Dhien
Warga Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat melewati jembatan kabel satu tali menuju desa mereka 

JAUHARI selaku Keuchik Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat tiba-tiba bitu dan tidak bisa mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Pria tersebut malah meneteskan air mata ketika memberikan sambutan atas kedatangan rombongan Polres Aceh Barat, Kemenag dan PLN ke desa mereka.

Kata-kata sambutan itu langsung ditutupnya karena terharu bahwa desa terpencil yang mereka huni mendapat kunjungan banyak kalangan dalam sepekan terakhir, setelah sejumlah wartawan memberitakan kondisi kehidupan desa mereka. “Saya terharu,” kata Jauhari sambil mengusap air mata yang terus menetes.

Ia menceritakan, Sikundo merupakan sebuah nama desa yang sudah sangat lama diberikan oleh sosok pahlawan nasional asal Aceh, Cut Nyak Dhien. Desa Sikundo kini ditempati penduduk 138 jiwa dengan mata pencaharian utama bertani. “Nama Sikundo ini yang beri nama pahlawan Cut Nyak Dhien,” ungkap Jauhari mengutip keterangan sejarah dari para tetua di desa tersebut.

Sebagai desa terpencil dan pedalaman, beber Jauhari, warga hanya mengandalkan lampu teplok untuk penerangan dan bertahun-tahun memakai jembatan kabel untuk beraktivitas, baik saat anak-anak pergi ke sekolah ke desa tetangga di Jambak sejauh 6 kilometer, atau keperluan warga lainnya. “Syukur, hari ini desa kami sudah dapat diakses dengan menggunakan jembatan gantung,” ucapnya penuh haru.

Di sela-sela kegiatan seremonial di Meunasah Sikundo, terlihat sosok pria tua yang bernama Banta Lidan. Pria yang menetap di Dusun Sarah Saree itu sedang melintasi jembatan kabel (tali) menuju Dusun Durian. Menurut Banta Lidan, di dusunnya menetap 20 jiwa dan terdapat bangunan SD Sikundo. Sekolah tersebut kini sudah sangat lama tidak berfungsikan sehingga anak-anak mereka harus bersekolah ke desa tetangga. “Setiap hari menjadi makanan ketika melintasi jembatan kabel,” ujar pria tersebut.

Sikundo sendiri merupakan desa yang berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. Letak Sikundo dari Meulaboh sebagai ibu kota Aceh Barat sekitar 70 kilometer dengan lama perjalanan sekitar 3 jam karena akses jalan yang rusak parah mulai dari pusat kecamatan.(rizwan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved