Kementerian PAN-RB Dukung Pemanfaatan Mal Lambaro, Aceh Besar untuk Pelayanan Publik

Dalam pembangunan mal pelayanan publik ini perlu dukungan infrastruktur. Jaringan internet yang baik merupakan salah satu syarat utama.

Kementerian PAN-RB Dukung Pemanfaatan Mal Lambaro, Aceh Besar untuk Pelayanan Publik
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Media Center Pemkab Aceh Besar Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan jajarannya melakukan audiensi dengan Asisten Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Noviana Andrian, SH MAP, di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Rabu (20/2/2019). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mendukung keinginan Pemkab Aceh Besar, untuk memanfaatkan pasar modern (mal) Lambaro, sebagai kantor pelayanan satu atap.

Gedung pasar yang hanya diisi segelintir pedagang ini diproyeksikan akan menjadi tempat pelayanan berbagai keperluan warga Aceh Besar, terutama yang terkait dengan perizinan dan administrasi kependudukan.

Dukungan dari Kemenpan RB itu disampaikan Asisten Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Noviana Andrian, SH MAP, saat menerima audiensi Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, di Jakarta, Rabu (20/2/2019) lalu.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar sudah menyurati Menteri PAN-RB agar mendukung pembangunan Mal Pelayanan Publik untuk menjawab persoalan pelayanan masyarakat di Aceh Besar.

Baca: Pelantikan Ketua MAA Tuai Polemik, Begini Penjelasan Karo Hukum Setda Aceh

Baca: Sandiaga Uno Jenguk Ani Yudhoyono yang Dirawat di National University Hospital Singapura

Baca: Panglima TNI Ikut Padamkan Kebakaran Hutan di Bengkalis Riau, Hadi: Petugas Kekurangan Alat Pemadam

Dalam audiensi itu, Bupati Mawardi Aceh hadir bersama Sekda, Inspektur, Asisten III, Kadis DPMTSP, Kadisdukcapil, serta Kabag Humas dan Protokoler.

Mawardi Ali mempresentasikan kondisi daerah dan persoalan pelayanan publik yang terjadi di daerah, sehingga keberadaan Mal Pelayanan Publik sangat dibutuhkan segera agar persoalan pelayanan lebih dekat, nyaman, dan lebih baik.

"Landasan utama dari pembentukan mal pelayanan publik di Aceh Besar untuk mengurangi rentang kendali pelayanan, mengingat geografis wilayah Aceh Besar yang luas. Untuk pembentukan mal pelayanan satu atap ini, saya yang akan mengkoordinir langsung, sehingga komitmen dalam pembangunan ini tidak perlu diragukan," tegas Mawardi.

Asisten Pelayanan Publik Kemenpan RB, Novi Andrian, menyampaikan pihaknya menyambut baik bila ada daerah yang berkeinginan untuk pembentukan mal pelayanan publik.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan Permenpan 23 Tahun 2017 dan yang paling penting dalam hal ini adalah adanya komitmen kepala daerah.

"Dalam pembangunan mal pelayanan publik ini perlu dukungan infrastruktur. Jaringan internet yang baik merupakan salah satu syarat utama, selain itu juga dukungan dari stakeholder eksternal juga sangat diperlukan," ungkap Novi seperti dilansir siaran pers Humas dan Protokoler Pemkab Aceh Besar.

Aceh Besar rencananya akan menjadikan gedung pasar berlantai tiga yang berada di depan Masjid Lambaro sebagai mal pelayanan publik dalam waktu dekat.

Mal tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak dan menghemat waktu bagi masyarakat sekitar untuk mengurus beberapa pelayanan umum.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved