Warga Sri Langka Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa mendeportasi seorang warga negara Sri Lanka, Chandran Gunaraja (35). Hal itu seiring melebihi waktu izin

Warga Sri Langka Dideportasi
Wikipedia.org
Paspor sri lanka 

* Izin Tinggal Sudah Habis

LANGSA - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa mendeportasi seorang warga negara Sri Lanka, Chandran Gunaraja (35). Hal itu seiring melebihi waktu izin visa yang digunakan yaitu Bebas Visa Kunjungan, dengan limit waktu izin tinggal maksimal di Indonesia selama 30 hari.

Kepala Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Mirza Akbar, kepada Serambi Jumat (23/2) mengatakan, warga negara Sri Lanka, Chandran Gunaraja, dideportasi ke negara asalnya pada Rabu (20/2) lalu, melalui Bandara International Kualanamu, Sumut.

Sebelumnya Chandran Gunaraja, masuk ke Indonesia melalui Bandara International Kualanamu, pada tanggal 20 Desember 2018, dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan, dengan batas waktu izin tinggal paling lama 30 hari.

Sementara kepentingan warga negara Sri Langka adalah untuk menikah dengan warga negara Indonesia, yang berasal dari Kota Langsa. Namun alasan Chandran Gunaraja melewati izin tinggal atau tidak meninggalkan Indonesia hingga batas waktu ditentukan sesuai izin visanya.

Karena menemani istrinya yang masih dalam proses pengobatan, pascakecelakaan bus yang mereka alami sebelumnya, namun sesuai prosedur keimigrasian, karena telah melebihi izin tinggal visanya, yakni yang bersangkutan telah tinggal di Indonesia melebihi 30 hari.

“Chandran Gunaraja telah melebihi izin tinggal yang diberikan selama 30 hari. Oleh sebab itu Imigrasi Kelas II TPI Langsa menjatuhkan tindakan administratif keimigrasian, berupa deportasi dan memberikan penangkalan untuk masuk ke Indonesia dalam jangka waktu tertentu,” tutup Mirza Akbar. (zb)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved