Lumpuh Layu Setelah Step Saat Berumur Dua Bulan, Haji Uma Janji Fasilitasi Pengobatan

Tu Afdal alias Muhammad (5 tahun enam bulan) bocah asal Desa Blang Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara mengalami lumpuh layu sampai sekarang.

Lumpuh Layu Setelah Step Saat Berumur Dua Bulan, Haji Uma Janji Fasilitasi Pengobatan
For Serambinews.com
Tu Afdal alias Muhammad (5 tahun enam bulan) bocah asal Desa Blang Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara mengalami lumpuh layu sampai sekarang setelah step saat berumur masih dua bulan. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Tu Afdal alias Muhammad (5 tahun enam bulan) bocah asal Desa Blang Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara mengalami lumpuh layu sampai sekarang setelah step saat berumur masih dua bulan.

Pihak keluarga sudah berupaya mengobatinya, tapi sampai sekarang belum menunjukkan perubahan yang lebih baik.

Karena itu anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma berjanji akan membantu memfasilitasi pengobatan anak tersebut ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan membantu biaya untuk pihak keluarga yang menjaga serta transportasi.

“Tadi sore setelah berkunjung ke rumah Habibah (janda lumpuh setengah badan), saya langsung ke rumah orang tua bocah lumpuh layu,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com.

Baca: Lima Tahun tak Lihat Dunia Luar, Janda Ini Menangis Haru saat Dikunjungi Haji Uma di Rumahnya

Baca: Perut M Arkan Terus Membesar, Haji Uma Tawarkan Pengobatan Lanjutan di Jakarta

Baca: Haji Uma Bantu Pengobatan TKI di Malaysia

Baca: Siswi SMAN 1 Jambo Aye Temui Haji Uma, Ceritakan Masalahnya Sambil Menangis

Sebelumnya Haji Uma juga berkunjung ke rumah  M Arkan Arghifari (10 bulan) di Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe yang menderita atresia bilier (penyakit saluran empedu).

“Saya mendapat informasi ada bocah lumpuh layu di desa ini kemarin dari seorang warga, karena itu kita langsung ke rumahnya untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Haji Uma.

Haji Uma menyebutkan, bocah tersebut awalnya mengalami step saat berumur dua bulan. Setelah kejadian tersebut ia mengalami lumpuh layu.

“Kadang tubuhnya kaku atau menegang, tapi kadang lumpuh layu, sehingga pertumbuhannya tidak normal. Bahkan sudah berumur lima tahun enam bulan, belum mampu berbicara,” ujar Haji Uma.

Orang tua korban sudah berupaya membawanya berobat secara tradisional ke kampung-kampung, ke puskesmas dan RSU Cut Meutia. Bahkan, beberapa kali ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Tapi, karena keterbatasan dana, sehingga tak bisa mengobati secara terus menerus.

“Karena itu tadi saya persiapkan terus admnistrasi dan kita minta bantu keuchik setempat bersama staf saya agar bisa segera berobat,” ujar Haji Uma.

Sehingga lanjut Haji Uma bocah tersebut dapat segera ditangani. Karena dengan kondisi demikian, tak mungkin ditunda-tunda pengobatannya.

“Saya akan bantu biaya perjalanan dan juga keluaraga yang menjaga saat berobat di Banda Aceh. Nanti di sana akan ada staf saya yang memfasilitasinya,” kata Haji Uma. Haji Uma juga menyerahkan kursi roda bayi untuk bocah tersebut serta bantuan uang. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved