Begini Kondisi Terakhir Terminal Bus Terpadu Pidie Jaya

Kenyataannya, bus penumpang umumnya masuk terminal untuk memutar hanya masa sosialisasi

Begini Kondisi Terakhir Terminal Bus Terpadu Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Suasana Terminal Bus Terpadu antarkota dalam provinsi (AKDP) Pidie Jaya di Kecamatan Meurahdua mulai difungsikan pada 12 Maret 2019 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Terminal Bus Terpadu antarkota dalam provinsi (AKDP) Pidie Jaya di Kecamatan Meurahdua mulai difungsikan pada 12 Maret 2019.

Sebelumnya terminal tersebut telantar hampir delapan tahun sejak rampung dibangun 2010 lalu.

Difungsikannya terminal dimaksud dengan menempatkan sejumlah personil kepolisian dan staf Dishub setempat di pintu masuk.

Baca: Kampanye Hari Pertama di Bireuen, Enam Panggung di Lokasi belum Dimanfaatkan 

Semua bus penumpang termasuk L-300 diarahkan singgah terminal tanpa mengutip biaya atau retribusi.

Sosialisasi yang ikut dipantau Kasie Operasional Terminal Type A dan B, Ir Mulyawan dan Kadishub Pijay, Rusli MPD, berlangsung salama empat hari atau hingga 15 Maret 2019.

Dengan harapan, setelah itu bus langsung masuk terminal kendati tanpa ada petugas yang menjaganya.

Kenyataannya, bus penumpang umumnya masuk terminal untuk memutar hanya masa sosialisasi.

Baca: Lomba Baca Puisi Piala Malikussaleh Sediakan Hadiah Rp 45 Juta

Sementara setelah itu atau beberapa hari berikutnya yang singgah hanya beberapa unit saja, lainnya langsung tancap gas.

Bahkan kini sudah hampir sepekan Terminal Pijay sepi senyap atau kosong melompong.

Yang ada disana hanya sejumlah warga silih berganti dari pagi hingga malam duduk-duduk sambil ngopi sesama rekannya.

Dari puluhan unit kios yang ada di kompleks terminal, kecuali hanya beberapa unit yang buka, sementara lainnya belum aktif alias masih tergembok.

Baca: Ibu Muda di Langsa Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamar, Anaknya Tertidur di Bawah

Kendati sebelumnya disebutkan, semua kios milik Dinas Perdagangan dan Koperasi setempat kuncinya sudah diserahkan kepada para pedagang. Ternyata hanya sekitar enam pintu yang buka.

Beberapa warga Meurahdua kepada Serambinews.com mengatakan, mereka tidak yakin terminal itu bisa berfungsi.(*)

   

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved