Sempat Terkurung Api Saat Rumah Terbakar, Kondisi Bayi Ini Mulai Pulih

Pernafasan bayi ini sempat terganggu akibat menghirup kepulan asap saat api membakar rumah. Tapi kini kondisinya sudah membaik.

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Antiah (30) dan bayinya Syakiratunisak (4,5 bulan) duduk di tenda Gampong Pasi Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Sabtu (6/4/2019), setelah rumahnya ludes terbakar dua hari lalu. 

Laporan Nur Nihayati| Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Syakiratunisak (4,5 bulan) bayi pasangan Basuki (31) dan Antiah (30) korban kebakaran rumah, Kamis (4/4/2019) di Gampong Pasi Peukan Baro, Kota Sigli, Pidie, kini dilaporkan mulai pulih dari trauma.

Saat kebakaran terjadi, bayi perempuan ini tertidur dalam ayunan di dalam rumah, dan sempat terkurung api selama 10 menit, dan kemudian diselamatkan oleh warga bernama Yuskar, yang menerobos kobaran api.

Antiah (31) ibu bayi tersebut mengaku, pascakejadian anaknya mengalami trauma. “Dia tidak mau digendong sama orang lain, dan terus menangis saat digendong orang lain," kisah Antiah.

Kepala Puskesmas Kota Sigl, dr Ellya Noer yang memeriksa bayi itu, Sabtu (6/4/2010), kepada Serambinews.com mengatakan kondisi bayi ini mulai pulih.

"Pascakejadian kami sudah melakukan pemeriksaan dan hari ini kami cek ulang kesehatannya, dan alhamdulillah sudah membaik," kata dr Ellya.

Sebelumnya, pernafasan bayi ini sempat terganggu akibat menghirup kepulan asap saat api membakar rumah. Tapi karena cepat mendapat pertolongan, kini kondisi bayi malang itu kini membaik.(*)

Baca: Malaysia Terlilit Utang, Mahathir Bakal Jual Banyak Aset Negara, Termasuk Pulau

Baca: Kabar Terbaru Terkait Mayat Dimutilasi dalam Koper, Dugaan Asmara Sejenis dan Titik Terang Pelaku

Baca: Cara China Menjajah Negara Lain, Meminjamkan Uang dalam Jumlah Besar Hingga Mustahil untuk Dilunasi

Tags
Pidie
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved