Puluhan Tahun Icon Geurutee tidak Pernah Direhab, Masyarakat Minta Pemkab Peka

Menurutnya, untuk perawatan agar terlihat selalu bagus, hanya membutuhkan uang sekitar 1 juta saja untuk membeli cat.

Puluhan Tahun Icon Geurutee tidak Pernah Direhab, Masyarakat Minta Pemkab Peka
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Komandan Kogasma, Teuku Riefky Harsya berfoto dengan latar tulisan Puncak Gunung Geurute Aceh Jaya, Senin (4/3/2019) saat melakukan lawatan ke pantai barat selatan Aceh dalam rangka safari politik dengan tema #AHYsaweuAceh2019. 

Puluhan Tahun Icon Geurutee tidak Pernah Direhab, Masyarakat Minta Pemkab Peka

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sejumlah masyarakat Aceh Jaya mendesak Pemkab setempat untuk melakukan perbaikan dan perawatan terhadap icon Gunung Geurutee yang berada yang berada di puncuk gunung tersebut, kawasan Desa Baba Ie, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

Seperti disampaikan salah seorang warga Lamno, Khairiat, kepada Serambinews.com, Minggu (21/4/2019).

Ia mengatakan, selama ini Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya seperti tutup mata terhadap icon Geurute tersebut.

Soalnya, selama ini tidak pernah ada perawatan terhadap icon yang ada di Puncak Geurute itu.

“Kalau kita melintasi pegunungan Gurute, pasti kita lihat ada tulisan besar di dinding gunung ‘Peuniyoh Puncak Geurute Aceh Jaya’. Itu sudah ada lama sekali, tapi tidak pernah ada perhatian, bahkan lokasinya seperti tidak terawat dengan baik,” kata Khairiat.

Menurutnya, untuk merawat dan melestarikan icon Geutute tersebut tidaklah membutuhkan anggaran ratusan juta rupiah, seperti proyek perawatan dari dinas-dinas yang ada di Aceh Jaya.

“Palingan kalau hanya untuk perawatan serta pelestarian icon tersebut hanya butuh dana 10 juta tiap tahunnya. Masa pemerintah tidak bisa menyiasati anggaran daerah untuk kebaikan dan kemajuan pariwisata daerah,” kata dia.

Baca: Service Sepeda Motor Honda, Konsumen Perempuan Dapat Souvenir Menarik

Baca: AHY Dorong Terowongan Geurutee Masuk PSN

Sementara itu, Keuchik Babah Ie,Zulkarnaini yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (21/4/2019) mengungkapkan, pihaknya sudah pernah mengajukan proposal untuk kebutuhan perbaikan dan perawatan icon Geurute tersebut, namun tidak mendapatkan respon.

“Kemarin sudah pernah kita ajukan, ke kecamatan, ke kabupaten dan bahkan ke provinsi, tapi tidak ada respon sama sekali,” jelasnya.

Ia menceritakan, jika tulisan Peuniyoh Geurute yang saat ini menjadi icon gunung Gurute sudah ada sejak lama, namun tidak pernah ada perbaikan sama sekali.

“Itu sudah puluhan tahun, sejak zaman Belanda sudah ada, pemerintah tidak pernah peduli sama sekali, bahkan kemarin catnya sudah luntur dan saya menggunakan uang pribadi melakukan pengecatan ulang,” jelasnya.

Menurutnya, untuk perawatan agar terlihat selalu bagus, hanya membutuhkan uang sekitar 1 juta saja untuk membeli cat.

“Tapi jangankan satu juta, sepeserpun tidak dikeluarkan oleh pemerintah, makanya kita berharap agar pemerintah Aceh Jaya untuk mau peduli terhadap objek wisata dengan melakukan perawatan dan juga penyegaran,” tandasnya.(*)

Baca: AHY Takjub dengan Potret Wisata Gunung Geurute

Baca: Pemkab Harus Uji Kekuatan Konstruksi Kios di Geurutee

Penulis: Riski Bintang
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved