Ini Perkiraan Anggota DPRA dari Dapil 5 dan 9

Meski Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh masih melaksanakan rekapitulasi perolehan suara tingkat provinsi

Ini Perkiraan Anggota DPRA dari Dapil 5 dan 9
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL BIN ZAIRI
Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah didampingi Kasdam IM, Brigadir Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin memberikan keterangan pers terkait pengamanan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat provinsi di Gedung DPRA 

BANDA ACEH - Meski Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh masih melaksanakan rekapitulasi perolehan suara tingkat provinsi di Gedung DPRA, 7-12 Mei 2019, namun perolehan kursi untuk DPRA sudah bisa diketahui dari hasil rekapitulasi tingkat kabupaten/kota.

Dari sepuluh daerah pemilihan (dapil) di Aceh, hanya tinggal dapil satu yang belum diketahui siapa saja yang lolos karena KIP Aceh Besar belum merampungkan perhitungan suara. Sembilan dapil lain sudah dapat dipastikan nama-nama yang lolos.

Sebelumnya Serambi sudah menurunkan laporan perkiraan nama-nama calon anggota DPRA yang berhasil meraih kursi DPRA dari dapil 2, 3, 4, 6, 7, 8, dan 10. Untuk saat ini, perolehan suara partai dan caleg pada dapil 5 dan 9 juga diperkirakan sudah diketahui.

Di dapil 5 yang meliputi Aceh Utara dan Lhokseumawe terdapat 12 kursi. Dari 12 kursi tersebut, empat kursi direbut Partai Aceh (PA) setelah meraih suara 132.353. Kader PA yang diperkirakan lolos ke Banda Aceh karena mendapat suara badan terbanyak adalah Ismail A Jalil, Tarmizi alias Panyang, Saiful Bahri alias Pon Yahya, dan Mawardi alias Tgk Adek.

Partai politik (parpol) yang meraih suara terbanyak kedua adalah Partai Gerindra dengan 34.884 suara. Dengan perolehan suara demikian, partai ini hanya mengirim satu kadernya ke parlemen Aceh yang diperkirakan diraih Ridwan Yunus. Di posisi selanjutnya ada PAN dengan 32.108 suara. Caleg yang terpilih diperkirakan Sofyan Puteh. Partai Demokrat meraih 28.235 suara dan caleg yang terpilih Tantawi. Sedangkan PPP meraih 26.986 suara dengan caleg terpilih Fackhrurrazi H Cut.

Partai peraih tiga kursi terakhir adalah Partai SIRA dengan 21.778 suara dan caleg terpilih Muslim Syamsuddin, PNA dengan 19.067 suara dan caleg terpilih Mukhtar Daud, PKS dengan suara 18.933 dan caleg terpilih Armiya SP, serta Partai Golkar dengan 17.910 suara dan caleg terpilih Nuraini Mayda. Pada dapil ini, PA harus rela kehilangan tiga dari tujuh kursi yang diraih pada Pemilu 2014. Di beberapa dapil lain PA juga mengalami nasib yang sama. Begitu juga dengan NasDem yang juga harus menerima kehilangan kursi dari sebelumnya satu. Di dapil ini, empat partai yang paling beruntung karena berhasil meraih kursi yaitu Gerindra, PAN, PKS, dan Partai SIRA. Sementara Demokrat, Golkar, PPP masih bertahan dengan satu kursi seperti Pemilu sebelumnya.

Beda lagi dengan dapil 9 yang meliputi Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Aceh Barat Daya (Abdya). Di dapil ini terdapat sembilan kursi untuk DPRA. Parpol yang berhasil meraih suara terbanyak adalah Partai Demokrat (42.872 suara), PA (40.054), Golkar (33.056), PNA (29.546), PKB (29.367), PAN (21.660), PPP (20.613), Gerindra (18.398), dan PKPI (14.610). Dari raihan suara tersebut, caleg yang berhasil melangkah ke DPRA adalah T Sama Indra (Demokrat), Hj Asmidar (PA), Hj Sartina NA (Golkar), Safrizal (PNA), Tgk Syarifuddin (PKB), Irfanusir (PAN), Tgk H Attarmizi Hamid (PPP), Safaruddin (Gerindra), dan Hendri Yono dari PKPI.

Yang bersedih dari dapil ini adalah Partai NasDem karena kehilangan kursi dari sebelumnya satu kursi. PA juga demikian karena kehilangan satu dari dua kursi. Sebaliknya, Gerindra dan PNA yang patut berbangga karena berhasil meraih satu kursi.(mas/jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved