Pedagang Ikan Asal Aceh Selatan Unjuk Rasa ke Subulussalam, Ini Tuntutannya

Aksi unjuk rasa seratusan pedagang ikan asal Aceh Selatan, Rabu (15/5/2019) di Kota Subulussalam berhasil diredam aparat kepolisian bersama TNI.

Pedagang Ikan Asal Aceh Selatan Unjuk Rasa ke Subulussalam, Ini Tuntutannya
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Massa pedagang ikan asal Aceh Selatan saat berada di depan Mapolres Kota Subulussalam menyampaikan aspirasi mereka menuntut keadilan atas insiden antar pedagang sehari sebelumnya, Rabu (15/5/2019). 

Pedagang Ikan Asal Aceh Selatan Unjuk Rasa ke Subulussalam, Ini Tuntutannya

 

Laporan Khalidin I Subulussalam

 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Aksi unjuk rasa seratusan pedagang ikan asal Aceh Selatan, Rabu (15/5/2019) di Kota Subulussalam berhasil diredam aparat kepolisian bersama TNI.

Para pedagang ikan berhanti berdemo, setelah aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat, TNI dan unsur pemerintahan setempat berdialog dengan perwakilan para pedagang ikan berdialog di ruang Mapolres Persiapan Kota Subulussalam, Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri.

Baca: KNPI Aceh Timur Isi Momen Ramadhan dengan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke Sekolah

Baca: Impelma Banda Aceh Gelar Program Kampung Quran

Baca: Bupati Bener Meriah Lepas Kontingen Musabaqah Tunas Ramadhan

 

Semula, para pedagang yang datang dengan menggunakan berbagai jenis armada seperti truk colt diesel, pickup L-300 dan minibus jenis Avanza untuk turun ke pasar tradisional Kota Subulussalam menemui para pedagang ikan yang sehari sebelumnya berselisih faham hingga adu fisik dengan rekan mereka. 

Namun, aksi pedagang ini berhasil dimediasi pihak kepolisian yang dihadiri Dandim 0118 Subulussalam, Letkol Inf Winarko SAg, Kapolsek Simpang Kiri, Iptu RJ Agung Pratomo, Kabag Ops Polres Aceh Singkil AKP Erwinsyah,  Kabagren AKP R Manurung serta Camat Simpang Kiri, Abdurrahmansyah. 

Usai mediasi, perwakilan pedagang memberikan penjelasan kepada rekannya untuk menahan diri dan kasus tersebut akan ditangani polisi. Dua tuntutan para pedagang ikan dipenuhi yakni proses hukum terhadap pelaku penganiayaan dan pengaturan jual ikan keliling di Subulussalam.

Polisi siap mengusut kasus penganiayan tersebut jika ada korban yang melapor. Sementara masalah pengaturan berjualan ikan diserahkan ke pemerintah setempat.

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved