Temui Menteri PPPA, Aminullah Bahas Percepatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Menanggapi Aminullah, Menteri Yohana yang asli Papua menyatakan mempunyai kesan khusus terhadap Aceh.

Temui Menteri PPPA, Aminullah Bahas Percepatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
SERAMBI/NASIR NURDIN
WALI Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Pimpinan Sanggar Keaenian Islam Da’iyul Fata Group, Yusuf Ishaq disaksikan Kadisbudpar Banda Aceh, Iskandar menandatangani pengesahan lagu Kota Gemilang yang diluncurkan pada peringatan milad ke-40 Sanggar Kesenian Da’iyul Fata Group di markas Da’iyul Fata Grup, Gampong Ceurih, Ulee Kareng, Minggu (17/2/2019). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman beraudiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian PPPA di Jalan Medan Merdeka Barat itu, Wali Kota Aminullah memaparkan progres pembangunan bidang perempuan dan anak yang telah dilakukan pihaknya selama ini.

"Semua Puskesmas di Banda Aceh sudah menuju Puskesmas ramah anak. Begitu juga semua sekolah tingkat SD dan SMP/sederajat kita dorong menjadi sekolah ramah anak. Bahkan kota layak anak kita angkat sebagi tema Raker Pemko Banda Aceh tahun ini," papar wali kota.

Adapun sejumlah upaya yang sudah dilakukan menuju kota layak anak di antaranya pencanangan Gampong Layak Anak sampai dengan akhir tahun ini minimal di 13 gampong.

Baca: Massa Demo Kantor Panwaslih Lhokseumawe, Minta Capres/Cawapres 01 Didiskualifikasi

Baca: Umumkan Perang Terhadap Indonesia, KKB Papua Akan Tembak Mati Pekerja PT Freeport Tanpa Terkecuali

Baca: Perbup Sudah di Bagian Hukum, Pembayaran THR di Aceh Selatan 23-24 Mei

"Sembilan Camat dan 90 Keuchik Se-Banda Aceh juga sudah meneken deklarasi pembentukan Gampong dan Kecamatan Layak Anak," katanya.

"Tahun ini kita proses Qanun Kota Layak Anak (KLA) dan sekarang sedang kami susun Rancangan Qanun (Raqan)-nya. Kalau Perwal-nya sudah terlebih dahulu kami terbitkan. Selain itu Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) juga akan kita bentuk tahun ini di Banda Aceh," katanya lagi.

Sementara terkait pemberdayaan perempuan, Aminullah menjelaskan sejak 2008 Pemko Banda Aceh telah menggelar Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) yang terintegrasi dengan Musrenbang.

"Dan pada 2018 kita revisi Perwal-nya untuk turut melibatkan anak dan kaum disabilitas di dalamnya."

Dari sisi penguatan kapasitas dan keahlian kaum ibu, Banda Aceh juga memiliki lembaga khusus seperti Women Development Center (WDC) dan Balee Inong.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved