Warga Demo Medco

Warga wilayah operasional PT Medco E&P Malaka, dari lima gampong, di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur

Warga Demo Medco
IST
Karena belum ada keputusan terkait penanganan bau, warga sekitar operasi CPP Blok A PT Medco, kembali menggelar aksi demo ke lapangan migas di Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur 

* Dari Lima Gampong Indra Makmu

IDI - Warga wilayah operasional PT Medco E&P Malaka, dari lima gampong, di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur menggelar unjuk rasa ke lapangan migas CPP Blok A, Gampong Blang Nisam, di kecamatan itu, Rabu (15/5) pagi.

Ratusan warga dari Gampong Alue Ie Mirah, Suka Makmu, Julok Rayeuk Utara, Jamboe Lubok, Blang Nisam, dan Bandar Baru itu, menyampaikan orasi di depan pintu gerbang masuk CPP Blok A. Aparat keamanan mengawal ketat terhadap proses penyampaian aspirasi warga itu.

Unjuk rasa ini dilancarkan warga, terkait masih munculnya bau menyengat yang meresahkan dan belum ada penanganan untuk menghilangkan bau tersebut dari pihak perusahaan. Bau yang dihirup warga ini menimbulkan dampak kesehatan seperti muntah, mual, pusing, dan sesak nafas.

Selain itu, mereka menyampaikan tuntutan melalui spanduk yang telah bertuliskan aspirasi warga. Koordinator aksi Darwin, mewakili warga menyampaikan beberapa tuntutan.

Pertama, warga meminta PT Medco untuk segera mengatasi persoalan bau yang sudah sangat meresahkan warga selama ini. “Tuntutan kami yang paling utama kepada Medco agar segera mengatasi bau, sehingga tidak muncul lagi selamanya,” pinta Darwin.

Tuntutan kedua, warga meminta PT Medco agar membuat balai latihan kerja bagi masyarakat lingkar CPP Blok A, sehingga juga dapat merasakan pekerjaan yang lebih mapan di Medco nantinya selain sebagai buruh.

“Kami juga meminta kontribusi dari Medco untuk membuat balai latihan kerja. Jangan sampai masyarakat lingkar tambang hanya jadi buruh selamanya, dengan kahadiran Medco diharapkan putra-putri lingar CPP Blok bisa lebih sukses,” harap Darwin.

Darwin mengatakan pihaknya mengapresiasi kehadiran Medco di Indra Makmu. Karena, dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun demikian, warga juga berharap perusahaan tidak banyak melakukan pemotongan hak-hak karyawan oleh subkontraktor yang mengelola pekerjaan.

“Selain itu, kita harapkan dari operasional Medco, jangan menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat tidak bekerja, seperti ibu-ibu, dan anak-anak,” harap Darwin.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved