Dua Remaja Tewas Tersambar Petir saat Asik Main Game Mobile Legend di Bawah Pohon
Dua pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia setelah tersambar petir saat sedang asyik mainkan Mobile Legends.
Laporan reporter Gridhot.ID, Nicolaus Ade
SERAMBINEWS.COM - Pada jaman modern ini, permainan game online sangat digemari oleh banyak kalangan.
Dari anak kecil sampai orang tua bisa secara bebas mengakses dan memainkan game online.
Namun, memang seharusnya ada batasnya dalam memainkan game online supaya tidak kecanduan.
Karena efek candu yang disebabkan dari game online sangat besar dampaknya dalam kehidupan.
Salah satu akibatnya apabila sudah terlanjur kecanduan bermain game online adalah lupa waktu dan situasi.
Seperti yang dialami dua remaja ini.
Baca: Main Mobile Game Sepuasnya? Kenapa Nggak!
Baca: Dukung Fatwa MPU Aceh Haram Game PUBG, Ini Harapan Kobar GB Aceh Barat
Baca: Game PUBG Dinilai Racuni Kawula Muda, Dewan Pidie Minta Pemkab Sosialisasi Fatwa MPU
Dua pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia setelah tersambar petir saat sedang asyik mainkan Mobile Legends.
Dikutip dari Abante.com, Insiden tersebut terjadi pada Minggu (23/6/2019) di Filipina.
Dua sepupu bernama Jimboy dan Jericho Laura ditemukan tewas di samping pohon tidak jauh dari rumah mereka, di Santa Elena, Camarines Norte, di Filipina.
Kedua tubuhnya ditemukan luka terbakar, dan ponsel mereka hancur berkeping-keping.

Dua remaja tewas tersambar petir saat sedang asik bermain game Mobile Legend di bawah pohon Abante.com
Berdasar keterangan Kantor Polisi Kota Elena (MPS), kejadian tersebut diduga terjadi sekitar pukul 16.30 waktu setempat.
Dalam sebuah pernyataan oleh salah satu orang tua korban, para korban mengatakan ingin menemukan sinyal kuat untuk bermain game online Mobile Legends.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke pohon di sekitar rumahnya.