Kamis, 4 Juni 2026

Grup Band Ungu Tampil di Meulaboh

Ribuan pengunjung yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di pantai barat dan selatan Aceh, Rabu (28/9) malam terpukau

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Grup Band Ungu Tampil di Meulaboh
Vokalis grup band Ungu tampil memukau di Lapangan Teuku Umar, kota Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (28/9) malam. Ribuan penonton histeris bahkan dua orang penonton pingsan dan sempat dilarikan ke rumah sakit. SERAMBI/DEDI ISKANDAR
MEULABOH - Ribuan pengunjung yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di pantai barat dan selatan Aceh, Rabu (28/9) malam terpukau menyaksikan penampilan grup Band Ungu di Lapangan Teuku Umar, Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Kehadiran grup band papan atas di Bumi Teuku Umar atas undangan Kodim 0105 Aceh Barat, itu berhasil menghentak kawasan yang pernah diterjang bencana tsunami itu, saat seluruh personel Ungu menampilkan sejumlah lagu andalan mereka yang sedang hits di blantika musik Indonesia.

Saat penampilan perdana mereka, seluruh personel grup Band Ungu seperti Pasha (Vokalis), Makki (bass), Enda (gitar), Onci (gitar), Rowman (drum) sempat mengenakan seragam TNI. Usai menyanyikan lagu perdana mereka, grup band ini langsung melepaskan seragam militer itu.

Vokalis Band Ungu, Pasha yang menjadi idola pengunjung melantunkan sejumlah lagu barunya di antaranya ‘Kupinang Kau dengan Bismillah’ yang membuat seluruh penonton terpukau. Belum lagi lagu-lagu lainnya yang dinyanyikan Pasha, seperti ‘Maafkan Aku’, ‘Penghujung Cintaku’, ‘Selamat Jalan Kekasih’, serta berbagai lagu hits lamanya telah pula membuat masyarakat daerah itu terkesima.

Hentakan musik yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu turut membuat para pengunjung larut dalam euforia yang luar biasa. Tak hanya kalangan anak muda dan ABG, para kaum ibu dan perempuan paruh baya sekalipun ikut menyanyikan lagu saat menyaksikan konser pertama Band Ungu di Kota Meulaboh.

Konser yang berjalan sekitar 1 jam 16 menit itu dikawal oleh puluhan prajurit TNI dan Polri di sekitar lokasi konser. Sejumlah pengunjung sempat diselamatkan oleh tim keamanan ketika para pengunjung mulai terjepit dalam histeria yang sangat luar biasa.

Serambi yang memantau langsung konser perdana Ungu di Kota Meulaboh ini menemukan fakta bahwa antara pengunjung laki-laki dan perempuan dipisahkan sesuai dengan syariat Islam. Bahkan para pengunjung sejak dimulainya konser hingga berakhirnya kegiatan, juga tampak tertib dan tak melakukan kericuhan maupun keributan.

Sebelumnya, Komandan Kodim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Andi Sirajuddin SE dalam sambutannya mengatakan, kegiatan konser grup Band Ungu di Kota Meulaboh itu merupakan rangkaian HUT ke-66 TNI tahun 2011. Ia berharap, dengan adanya hiburan gratis itu, mampu meningkatkan kesadaran bagi masyarakat untuk terus mencintai tanah air.

Sebelumnya, sejumlah ulama dari 65 dayah (pondok pesantren tradisional) yang tergabung dalam wadah Mubahasah Ulama Dayah (MUDAB) se Kabupaten Aceh Barat dan Majelis Pemusyarawatan Ulama (MPU), mengecam dan menolak diadakannya Konser Group Band Ungu yang dilaksanakan pada Rabu (28/9) malam di Lapangan Teuku Umar, Kota Meulaboh.

Mereka menilai, atraksi band asal ibukota Jakarta yang hadir ke Bumi Teuku Umar itu melanggar syariat Islam, karena dilaksanakan pada malam hari. Apalagi kegiatan itu bersifat hura-hura dan mencampur adukkan antara kaum perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim.

“Atas nama panggung hiburan, kami dari Mubahasah Ulama Dayah di Aceh Barat tidak setuju, terutama yang bersifat hiburan malam, karena sangat bertentangan dengan Syari’at Islam. Dan kami tegaskan bahwa konser itu haram menurut Islam, dan merupakan salah satu dalang maksiat. ” ungkap perwakilan MUDAB Aceh Barat, Tgk Zulfikri selaku Pimpinan Pondok Pesantren Thariqus Salam yang didampingi sejumlah teungku yang mendatangi Biro Serambi Indonesia pada Selasa (27/9) di Meulaboh.(edi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved