Kontraktor Bogem Wartawan Depan Kapolsek
Kekerasan terhadap insan pers masih saja terjadi di Aceh, justru pada saat menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2012 kemarin
Dia tambahkan, setelah Basri tak mau bertemu, lalu Sulaiman dan Kumis pergi ke Mapolsek Banda Alam untuk menjumpai Basri. “Saat kami bertanya kepada Basri, dia berbelit dan seolah-olah tidak mengetahui bahwa itu pekerjaan Sulaiman. Mendengar jawabannya itu, Kumis langsung emosi dan menampar Basri. Saya akui saya juga ada memegang kerah leher baju si Basri. Tapi perlu saya klarifikasi bahwa itu bukan pemukulan, karena kami hanya memperingatkannya. Kalau saya ikut memukul mungkin bukan begitu kejadiannya,” ucap Sulaiman. Kadis PU Aceh Timur, Yusuf Adam, saat dikonfirmasi Serambi, Kamis (9/2), membenarkan bahwa pada Selasa itu, Basri ada meneleponnya untuk menanyakan tentang pengaspalan jalan penghubung Kecamatan Idi Tunong dengan Kecamatan Banda Alam (jalan Keude Geurobak-Idi Tunong). “Benar bahwa saya ada memberikan nomor telepon wartawan tersebut kepada kontraktor. Setelah itu, saya tak tahu lagi. Apalagi tentang insiden pemukulan itu sungguh saya tak tahu kejadiannya,” ujar Kadis PU Aceh Timur. (c42)