Sidang Nazaruddin
Andi Mallarangeng dan Nazaruddin Saling Senyum
Salaman itu kali pertama terjadi setelah Nazaruddin ditangkap dan ditahan KPK pada akhir tahun lalu
Salaman itu kali pertama terjadi setelah Nazaruddin ditangkap dan ditahan KPK pada akhir tahun lalu.
Andi menyalami Nazaruddin seusai dirinya memberikan kesaksian di persidangan. Setelah Nazaruddin, Andi bergerak menyalami tim penasihat hukumnya. Sebelum ke kubu Nazaruddin, Andi juga menyalami pihak majelis hakim dan jaksa.
Sebelumnya saat ditanya hakim, Andi mengaku tidak mengenal dekat dengan Nazaruddin kendati rekan satu partai, Partai Demokrat. Namanya ikut disebutkan sejumlah saksi ikut menerima aliran dana dari Permai Group, grup perusahaan yang diduga menjadi penampung suap Rp 4,6 miliar untuk Nazaruddin.
Namun, Andi dengan santai menepis tuduhan itu saat dicecar hakim, jaksa, hingga penasihat hukum Nazaruddin. Karenanya, Andi pun dengan santai dan sumringah menyalami Nazaruddin.
Sebelum persidangan Nazaruddin mengaku tak begitu tahu soal keterlibatan Andi dalam dugaan korupsi proyek mana pun, termasuk proyek Wisma Atlet. Ia pun tak menggunakan haknya untuk mencecar Andi soal kasus tersebut.
Saat diberikan kesempatan bertanya ke Andi, Nazaruddin cenderung melakukan pembelaan diri.
"Saya tidak ada keberatan tentang tanggapan saksi. Karena memang dalam pertemuan itu, saya tidak membicarakan sekali pun proyek Wisma Atlet, tidak pernah sekali pun saya minta agar memenangkan proyek Wisma Atlet," kata Nazar dalam persidangan.