Mati Lampu
Din kembali mengutuk PLN karena lampunya mati tiba-tiba. Mesin printer baru mencetak setengah dari kertas
“Tapi pak, bulan depan saya harus daftar sidang. Paling tidak bapak melihat dulu lah skripsi saya ini.”
Tanpa menjawab pernyataan Din, Pak Faisal beserta dua temannya beranjak pergi. Meninggalkan Din di tengah ingar-bingar kedai kopi.
Ditinggal dosen pembimbing, Din memilih pergi ke kampus. Sebenarnya dia tidak memiliki keperluan apa pun. Hanya ingin duduk-duduk melepas penat. Untungnya dia bertemu Syahrial, mahasiswa tingkat akhir, sama seperti dirinya. Mereka pun duduk di dalam sebuah ruangan belajar yang kosong. Walau listrik padam, tapi pihak kampus menghidupkan genset demi kelancaran perkuliahan.
“Hahaha! Apa kubilang, kalau milih judul jangan susah-susah. Nanti kena bimbing sama dia!” Syahrial tak henti-hentinya tergelak. Menertawakan Din yang baru saja didamprat Pak Faisal. Din juga ikut menertawakan dirinya sendiri. Walaupun kejadian tadi sangat menyakitkan hati, tapi ketika bertemu dengan teman seangkatan, semuanya jadi terasa lucu, bahkan hinaan sekalipun.
Klek. Pintu ruangan terbuka. Din dan Syahrial mendadak diam. Mereka mengira ada dosen yang masuk. Tapi ternyata yang membuka pintu adalah seorang mahasiswi. “Eh, Dek Rina rupanya! Abang kira dosen!” Syahrial menyatakan keterkejutannya sambil memukul kursi. Suasana kembali riuh. Apalagi sekarang mereka ditemani oleh Rina yang terkenal ramah dan enak diajak bicara. Mereka pun asik berbicara tentang berbagai hal. Waktu berjalan tanpa terasa.
“Hehehe. Besok jangan lupa datang ya di acara seminar itu! Awas kalau abang nggak datang!” Kata Rina dengan ramah. “Sip. Insya Allah!” Jawab Din dan Syahrial kompak. Mereka berdiri, siap-siap pergi karena kuliah di ruangan itu akan segera dimulai. Para mahasiswa juga sudah mulai memenuhi kursi. “Oya bang, skripsinya gimana?” Rina bertanya basa-basi. Lampu ruangan tiba-tiba mati. Din dan Syahrial mendadak terdiam. Minyak genset pun rupanya telah habis.
* Mahasiswa IAIN Ar-Raniry Jurusan PBI, penulis naskah komik Mamat bin Baba yang diterbitkan oleh Bukune dalam komik kompilasi Ngomik Attack!!! (2012)