Aceh Sumbang Palestina Rp 1,16 M
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh berhasil menghimpun dana senilai Rp 1.163.872.800 untuk disumbangkan
Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pemko Banda Aceh juga menyumbang Rp 202 juta yang berasal dari staf di jajaran pemerintahan kota.
Ketua KNRP Pusat Suripto mengatakan, semua dana yang terkumpul dari Aceh itu akan diserahkan kepada rakyat Palestina. Sumbangan akan diberikan dalam bentuk membangun rumah sakit, merehab gedung dan fasilitas umum yang rusak dihantam roket Israel, bantuan obat-obatan, dan beasiswa bagi anak-anak Palestina.
Perwakilan dari Palestina, Syaikh Shadi Rageb dalam orasinya mengulas banyak hal lika-liku perjuangan Palestina melawan agresi Israel. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh.
“Perjuangan rakyat Palestina mempertahankan tanah Palestina dan Masjid Al-Quds dari jajahan Israel, bukan hanya milik Palestina, tapi juga seluruh rakyat di dunia. Karena itu, tanah yang menjadi kiblat pertama umat Islam dan tempat awalnya Israk Mikraj Rasulullah saw,” ungkapnya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan Syaikh Shadi.
Dirangkaikan dengan konser amal kemarin, Ketua KNRP Pusat Suripto melantik secara resmi pengurus KNRP Wilayah Aceh yang diketuai Ustaz Mahyaruddin. KNRP Aceh akan terus berkerja dan tetap eksis sampai Palestina merdeka dari jajahan Israel.
Sementara itu dari 23 kabupaten/kota, Banda Aceh merupakan kota yang terbanyak memberikan donasi sebelum konser, dengan jumlah Rp 210.505.350, 12 cincin emas, 2 kalung, 1 pasang anting, 5 gram emas antam, 8 jam tangan, 2 hp, 22 ringgit Malaysia, 330 rial Saudi, 1 USD, 1 lira Turki, 5 sen Malaysia, dan 10 sen Singapore, serta kupon BBM sebanyak 150 liter.
Ketua KNRP Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengatakan Sabtu kemarin KNRP Banda Aceh juga menerima donasi dari SDIT Nurul Ishlah sebanyak Rp 20.041.300, Sekolah Islam Terpadu Al-Fityan Rp 17.450.900, dan dari SMA Lab School Unsyiah Rp 10.540.150. (sar)

