Pilkada Aceh Selatan

Dana Pilkada Tersendat, Honor PPK Menunggak

Dana pemilihan bupati/wakil bupati Aceh Selatan 2012-2013 dilaporkan sudah dua bulan tersendat pencairannya dari Dinas Pengelolaan

Editor: bakri
TAPAKTUAN - Dana pemilihan bupati/wakil bupati Aceh Selatan 2012-2013 dilaporkan sudah dua bulan tersendat pencairannya dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) setempat. Kondisi itu menyebabkan honor/jerih Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di 18 kecamatan di kabupaten itu belum bisa dibayar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.

Informasi yang diterima Serambi, belum bisa dicairkannya dana tersebut karena Sekretaris KIP Aceh Selatan, Tahtah Amrullah SSTP rangkap jabatan sebagai Kabid Pembendaharaan DPKKD Aceh Selatan. Sehingga ia tak bisa meneken Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

“Kami berharap posisi Kabid itu bisa segera diisi oleh orang lain. Sebab, jika dana tersendat, pelaksanaan tahapan Pilkada juga akan tersendat,” ujar anggota DPRK Aceh Selatan, Zulfar Arifin SAg kepada Serambi, Selasa (4/12).

Menurut laporan yang diterimanya, sebut Zulfar, honor PPK dan PPS sebulan belum dibayar, sedangkan honor PPDP sudah dua bulan belum dibayar. “Saya rasa ini masalah serius yang harus ditindaklanjuti segera oleh Pemkab Aceh Selatan. Sebab, jika hak mereka tak dibayar, bisa-bisa mereka akan mogok kerja. Kondisi ini tentu akan menghambat Pilkada dan merugikan daerah,” jelasnya.

Tahtah Amrullah yang dihubungi Serambi via telepon seluler mengakui belum dibayarnya honor PPK, PPS, dan PPDP karena dana Pilkada belum dicairkan dari DPKKD setempat. “Apa yang disampaikan Pak Zulfar Arifin itu benar,” jawabnya singkat.

Kepala DPKKD Aceh Selatan, Ridwansyah, belum bisa diminta keterangannya terkait hal itu karena berulang kali dihubungi melalui telpon selulernya tak diangkat, meski HP-nya dalam kondisi aktif. Demikian juga pesan singkat (SMS) yang dikirim Serambi berisi pertanyaan seputar soal tersendatnya dana itu juga tak dibalas.

Demikian juga dengan Sekdakab Aceh Selatan, Drs H Harmaini MSi yang dihubungi Serambi ke nomor telepon seluler yang biasa digunakan tidak tersambung. “Maaf, nomor yang anda tuju sedang memblokir semua nomor yang masuk,” demikian nada dari HP Harmaini saat berkali-kali dihubungi ke nomor tersebut, kemarin.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved