Minggu, 7 Juni 2026

Aceh 2, Makassar 0

Hasil sempurna ditoreh skuadra Atjeh FC saat membungkam Makassar United, 2-0, dalam partai pembuka turnamen internasional

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Aceh 2, Makassar 0
SERAMBI/BUDI FATRIA
Dua pemain Atjeh FC Mukhlis Nakata dan Fahrizal Dillah melakukan seleberasi usai mencetak gol ke gawang Makassar United (MU) dalam turnamen internasional Piala Gubernur Aceh 2012 di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Sabtu (15/12). Atjeh FC menang dengan skor 2-0.

Lampu Sempat Padam Dua Kali
KEJADIAN memalukan terjadi saat listrik padam di Banda Aceh ketika tim Semen Padang melawan Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC) Brunei Darussalam memasuki menit 25 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Sabtu (15/12) malam. Ini merupakan partai kedua dalam turnamen internasional sepakbola Piala Gubernur Aceh 2012.

Akibtanya, pemain Semen Padang dan DPMM Brunei terpaksa menepi ke pinggir lapangan. Saat itu, Semen Padang sudah unggul 2-0 dalam laga yang dipimpin Wasit Foulur Rossi. Dua gol keunggulan tim berjuluk Kabau Sirah dicetak Titus Bonai menit 3 dan 18.

Berdasarkan catatan Serambi di stadion, saat listrik padam jarum jam menujukkan pukul 20.35 Wib. Kemudian genset stadion dihidupkan hingga lampu pelan-pelan menyala pada pukul 20.55 Wib. Lampu baru normal menyala pada pukul 21.10 Wib. Tapi tanda-tanda pertandingan dimulai belum terlihat mengingat pihak DPMM Brunei masih menolak bermain.

Sedangkan penonton di tribun mulai berteriak mendesak agar dilanjutkan pertandingan. Pengawas Pertandingan (PP) Junardi, pihak klub Semen Padang, DPMM Brunei, para wasit dan panitia mulai bernegosiasi. Bahkan panitia ada yang ke kantor PLN untuk meminta dinyalakan listrik dan ada yang di lapangan. Setelah lewat negosiasi alot, kemudian pertandingan dilanjutkan pada pukul 21.35 Wib atau sejam setelah terhenti.

Ternyata setelah sisa waktu dituntaskan pada pukul 22.03 Wib plus waktu tambahan, wasit meniup tanda pertandingan babak pertama berakhir. Tapi kehebohan penonton terjadi saat pukul 22.10 Wib lampu stadion kembali padam. Penonton yang berteriak bisa memaklumi karena menduga sengaja dipadamkan. Hanya saja, Pelatih DPMM Brunei, Vjeran Simunic sempat marah-marah di depan panitia sambil memprotes padamnya lampu stadion.

Padahal informasi sebenarnya lampu stadion bukan dipadamkan, melaikan memang padam sendiri. Beruntung, ketika itu, listrik PLN sudah menyalakan sehingga dihidupkan lagi hingga pertandingan usai dengan kemenangan Semen Padang 4-2.

Padamnya listrik juga disesalkan anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Adly Tjalok. Kecaman keras diungkapkan Adly yang menelepon Serambi sesaat setelah lampu stadion padam seketika. Karena insiden tersebut sebagai aib yang memalukan bagi Aceh saat pemain luar daerah dan luar negeri datang.

“Ini memalukan Aceh, masak saat pertandingan internasional bisa padam lampu stadion. Pemerintah Aceh harus mengambil sikap tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab. Kita malu di depan para tamu luar Aceh dan luar negeri. Mereka pasti menceritakan insiden padam lampu stadion saat pertandingan sepulang ke daerah dan negaranya,” tegas Adly yang juga Manajer Atjeh FC.(adi)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved