Alumni Paraguay Tamat
Program pengiriman 30 pemain sepakbola ke Paraguay akhirnya tamat. Masalah tak adanya anggaran untuk melanjutkan program
Faumi Syahreza dkk bukan kalah kualitas, namun mereka kalah dari segi postur. Namun, ketika mereka bermain di level pemain dengan usia sama, kualitas Rahmanuddin dkk tak terkalahkan. Bukti nyata, juara antarklub Persija, Matador Jakarta dihajar 3-0.
Bukan cuma itu, Alumni Paraguay juga berhasil mempermalukan juara Arafura Games dengan skor 2-0. Jadi jangan pernah remehkan dengan kemampuan anak-anak ini. Kini, Zikri Akbar telah berlabuh di klub papan atas Liga Paraguay, Cerro Portane. Bahkan, kini Zikri sudah masuk dalam line-up tim kaya Paraguay itu.
Kemudian, Syahrizal menjadi menara kembar di Persija Jakarta. Di sisi lain, Rahmanuddin dan Jalwandi sedang menguji kemampuan di PSLS Lhokseumawe, bersama kuartet Zulfadli-Nendy, Arif dan Randy untuk PSAP Sigli. Sebelumnya, Zulfadli juga sukses menembus masuk Timnas Indonesia U-19 ketika berlaga di Myanmmar.
Kini, program itu telah berakhir. Lalu, bagaimana mengembalikan uang rakyat Aceh Rp 43,8 miliar yang telah dihabiskan selama ini. Padahal mereka diharap bisa menjadi pemain profesional yang setiap kontraknya dengan klub, bisa menghasilkan uang untuk Aceh. Bahkan, kini klub merekrut mereka tanpa harus mengeluarkan uang sepersen pun.(muhammad hadi)