Pilkada Aceh Selatan

Massa WAPANG Datangi KIP Aceh Selatan

Massa pendukung pasangan cabup/cawabup Aceh Selatan nomor urut 5, Muhammad Natsir/Zulkifli (WAPANG), tadi malam mendatangi

Editor: bakri
* Minta Pilkada di Labuhan Haji Raya Diulang

TAPAKTUAN – Massa pendukung pasangan cabup/cawabup Aceh Selatan nomor urut 5, Muhammad Natsir/Zulkifli (WAPANG), tadi malam mendatangi Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan menyerahkan tembusan surat laporan/pengaduan dugaan penggelembungan suara di TPS 2 Gampong Pante Geulima, Kecamatan Labuhan Haji Barat.

Informasi yang dihimpun Serambi, sebelum bergerak ke Kantor KIP Aceh Selatan tadi malam, massa WAPANG terlebih dahulu ke Mapolres membuat pengaduan terkait indikasi penyimpangan di TPS 2. Karena perkara yang diadukan itu menyangkut sengketa pilkada, polisi menyarankan melaporkan ke Panwas.

Setelah membuat pengaduan ke Panwas, massa yang turut didampingi cabup/cawabup Muhammad Natsir/Zulkifli bertolak ke Kantor KIP untuk menyerahkan tembusan surat laporan/pengaduan. Di Kantor KIP, mereka diterima Ketua KIP Aceh Selatan, Liyan Azwin SE dan komisoner KIP, Jasmiadi Jakfar serta Ketua PPK Labuhan Haji Barat, Masrizal.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, pasangan WAPANG bersama sejumlah pendampingnya menyampaikan kejanggalan yang ditemui tim mereka di Kecamatan Labuhan Haji Barat. Kejanggalan tersebut terkait dengan temuan dugaan penggelembungan suara oleh salah seorang oknum PPK terhadap pasangan nomor urut 3.

Sekitar pukul 20.00 WIB, setelah menyampaikan pengaduan ke KIP, massa kembali ke markas mereka secara tertib di bawah kendali Cabup/Cawabup M Natsir dan Zulkifli.

“Kedatangan kami ke sini (KIP) terkait dengan temuan dugaan penggelembungan suara sebagaimana yang telah disampaikan cabup M Natsir di media Serambi Indonesia,” kata Sekretaris Tim Pemenangan WAPANG, Feri S Salami SE AK kepada Serambi usai pertemuan di KIP.

Menurut Feri, upaya hukum yang mereka lakukan itu karena tindakan dugaan penggelembungan suara terhadap pasangan nomor urut 3 itu sangat merugikan pihak mereka. “Kita minta pilkada di Labuhan Haji Raya diulang, kalau tidak dipenuhi maka kita tidak mengakui hasil pilkada ini,” tandas Feri S Salami.

Ketua PPK Labuhan Haji Barat, Masrizal yang pada malam itu juga hadir di Kantor KIP Aceh Selatan saat dimintai tanggapan oleh wartawan mengaku kejadian itu bukanlah tindakan yang disegaja untuk memenangkan salah satu calon. “Itu terjadi akibat kekeliruan dalam memasukkan hasil suara dari TPS 2 Pantan Pawoh ke hasil suara TPS 2 Pante Geulima, sehingga suara di TPS Pante Gelima kosong,” katanya.

Menurutnya kejanggalan itu baru diketahui ketiga salah satu tim dari pasangan nomor urut 5 melihat angka tersebut bukan hasil dari TPS 2 Pante Geulima. “Setelah saya ketahui, saya langsung mengubahnya, bahkan perubahan angka itu turut disaksikan oleh yang lain. Jadi itu bukan unsur kesengajaan, namun kesilapan kami yang memasukkan dua kali hasil dari TPS Panton Bawoh yang jumlahnya persis dengan hasil di TPS 2 Pante Geulima,” ujar Masrizal.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved