Serambi Property
Cari Dana Renovasi Rumah?
Berbagai masalah kerap mencuat seusai memiliki rumah pribadi, khususnya seiring makin bertambahnya anggota keluarga. Atau juga, punya keinginan
* Kredit Aja ke Bank!
Berbagai masalah kerap mencuat seusai memiliki rumah pribadi, khususnya seiring makin bertambahnya anggota keluarga. Atau juga, punya keinginan menambah berbagai fasilitas rumah agar terlihat lebih modern.
Bila anggota keluarga bertambah, tentunya ruang hunian harus mencukupi untuk semuanya. Untuk renovasi, tentunya dibutuhkan dana tak sedikit. Apakah simpanan sudah mencukupi untuk renovasi?
Kalau tidak, anda tidak perlu pusing-pusing lagi, sejumlah perbankan di Aceh siap memberi bantuan kredit khusus renovasi rumah. Kredit renovasi ini khusus untuk pembiayaan renovasi rumah tinggal. Jadi, tidak perlu mencari dana kemana-mana, cukup mendatangi perbankan yang anda percayai.
Tetapi, tunggu dulu, pinjaman ke bank ada aturan mainnya yang harus dipenuhi. Walaupun demikian, aturan atau suku bunga yang ditetapkan antar bank tidaklah jauh berbeda. Di antaranya, marketable (mudah dipasarkan), lokasi strategis, jalan depan rumah minimal bisa dilalui mobil, selain kelengkapan administrasi.
Mungkin, calon nasabah menduga persyaratan sudah sesuai. Namun, pihak banklah yang menentukan, layak atau tidaknya calon nasabah menerima kucuran kredit renovasi, maksimal 70 persen dari harga taksiran rumah.
Seluruh elemen masyarakat boleh mengajukan kredit renovasi rumah, asal syarat terpenuhi dan sesuai dengan penilaian pihak perbankan. Contohnya, karyawan swasta, wiraswasta atau juga profesional, apalagi para pegawai negeri sipil (PNS).
Tentunya, persyaratan yang diminta pihak bank pasti berbeda antara satu profesi dengan lainnya. Yang membedakan, antara lain slip gaji atau surat keterangan penghasilan wajib bagi karyawan perusahaan, tetapi tidak untuk wiraswasta atau pengusaha dan professional.
Bagi karyawan atau PNS, SK pengangkatan juga menjadi wajib. Sedangkan bagi wiraswasta atau pengusaha, akte pendiri perusahaan, berbagai izin dan catatan usaha minimal tiga bulan terakhir. Hal ini juga berlaku bagi para profesional.
Sejumlah perbankan berlomba-lomba menawarkan kredit renovasi dengan suku bunga kompetitif. Batas pinjaman dan jangka waktu pelunasan bank juga berbeda-beda. Contohnya, BTN yang memberi dana pinjaman sampai tak terbatas dengan masa pelunasan 10 tahun, suku bunga 12-13 persen per tahun.
Lain halnya, BRI Syariah yang menetapkan kredit renovasi sama dengan KPR, berplafon sampai Rp 1 miliar dengan margin 12 persen per tahun dan masa pelunasan sampai 10 tahun. Sejumlah perbankan lain juga memiliki skema kredit revonasi rumah, seperti Bank Mandiri Syariah, Bank Mandiri, BNI, BRI dan sejumlah perbankan nasional lainnya.
Secara umum, persyaratan dan proses pengajuan kredit renovasi pada dua jenis bank ini hampir sama. Perbedaan hanya pada sistem pembayaran, bunga, dan cicilan. Pada bank syariah, bank akan membantu pembiayaan renovasi rumah atau ruko yang diajukan pemohon dan pengembalian dana disesuaikan dengan kesepakatan.
Namun, prosesnya sedikit berbeda, karena bank syariah menggunakan akad murabahah atau akad jual beli dalam pemberian kredit renovasi.
Atas dasar itulah, bank syariah terlebih dahulu akan membeli barang yang diperlukan nasabah. Dalam hal ini, barang adalah rumah yang telah direnovasi sesuai perencanaan dalam persyaratan IMB dan RAB. Selanjutnya, bank syariah akan menjual kembali ke pemohon dengan keuntungan yang telah disepakati bersama.
Jadi, sekali lagi, perhatikan dengan cermat jumlah dana yang diperlukan, jangan sampai berlebih terlalu banyak. Hal ini terkait dengan kewajiban anda membayar cicilan per bulan. Artinya, semakin besar pinjaman yang didapat, maka cicilan juga besar, begitu juga sebaliknya, makin kecil. Sekali lagi, setoran per bulan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan anda!!!(muh)
Proses Pengajuan
Hal pertama yang harus dilakukan yakni membuat rencana anggaran bangunan (RAB) merenovasi rumah melalui jasa konsultan. Artinya, rumah yang akan dikembangkan memiliki SHM dan IMB serta tidak diagunkan ke bank karena rumah dan tanah yang dijadikan sebagai agunan kredit renovasi nantinya.
Sebelum mengajukan permohonan kredit, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas kredit di bank. Khususnya tentang jangka waktu angsuran dan besaran pinjaman yang disesuaikan dengan kemampuan. Hal ini juga dapat diketahui melalui tabel angsuran yang disediakan pihak bank dan bila tidak jelas, dapat ditanyakan langsung.