Culik Pekerja Asing
Mualim: Semoga Ini Penculikan Terakhir
Penculikan itu sangatlah membawa pengaruh dan hambatan bagi program pemerintah dalam mempercepat
Ditanya apa tanggapannya tentang kasus penculikan Malcom Primsore (60), warga Skotlandia, Inggris, Selasa lalu di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Wakil Gubernur Aceh ini mengatakan, penculikan itu sangatlah membawa pengaruh dan hambatan bagi program pemerintah dalam mempercepat laju pembangunan Aceh.
Di sisi lain, kata Mualim, penculikan warga asing itu membuat panik pihak Medco sebagai tempat korban bekerja, juga membuat keluarganya di Inggris sangat sedih. “Penculikan orang asing ini sangat-sangat menimbulkan kepanikan dan kerugian bagi daerah, maka pelakunya harus ditindak tegas,” kata Mualim.
Siapa pun pelakunya, lanjut Mualim, harus dijatuhi hukuman yang berat. Apalagi kalau komplotan itu bersenjata api. Polisi harus bisa mengungkap dari mana senjata itu mereka peroleh dan mengapa harus orang asing yang harus mereka culik,” ujar Mualim sembari berharap pihak kepolisian bisa membebaskan korban dengan selamat dan mengungkap siapa yang terlibat dalam kasus penculikan ini.
Menurut Mualim, begitu ia terima kabar tentang penculikan itu Selasa siang, langsung dia komunikasikan dengan semua pihak terkait. Bahkan, pihak Komite Peralihan Aceh (KPA) ikut mengerahkan sejumlah anggotanya untuk mencari lokasi penyekapan korban. “Namun, hingga kini belum juga didapat info di mana korban disandera,” kata Muzakir.
Berdasarkan laporan yang diterima Mualim dari orang-orang di lapangan, penculikan itu murni tindak pidana, karena pelaku menginginkan sesuatu dari tindakan nekatnya itu. Namun, ada juga yang mengemukakan dugaan kepada Wagub bahwa penculikan itu berkait erat dengan faktor kecemburuan sosial, karena perusahaan kurang mengakomodir pekerja lokal. “Mungkin juga karena faktor buya krueng teudong-dong, buya tamong meuraseuki,” kata Muzakir bertamsil.
Wagub Aceh ini menambahkan bahwa ia akan segera memanggil pihak Medco untuk melakukan koordinasi sehubungan dengan penculikan seorang stafnya yang kebetulan warga negara asing itu. (ib)