Minggu, 14 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Satgas Data 687 RTLH di Aceh Barat, FTPAB Bangun Rumah Dhuafa Tiga Kamar

Satgas Rumah Layak Huni mencatat masih ada 687 unit RTLH di Aceh Barat yang membutuhkan penanganan.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Sadul Bahri
PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dhuafa yang diinisiasi Forum Tokoh Peduli Aceh Barat di Gampong Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Sabtu (13/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Satgas Rumah Layak Huni mencatat masih ada 687 unit RTLH di Aceh Barat yang membutuhkan penanganan, sementara pemerintah hanya mampu membangun sekitar 50 unit per tahun.
  • Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) ikut mendukung dengan membangun rumah dhuafa tiga kamar berbiaya sekitar Rp90 juta per unit melalui donasi masyarakat dan dermawan.
  • Pemerintah mengajak dunia usaha dan masyarakat berkolaborasi mempercepat pengentasan RTLH agar semakin banyak warga kurang mampu memiliki hunian yang layak.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Upaya pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Aceh Barat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. 

Selain pemerintah daerah dan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kini Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) turut ambil bagian dalam membantu pembangunan rumah dhuafa melalui dana sumbangan masyarakat dan para dermawan.

Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah dhuafa di Gampong Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Sabtu (13/6/2026). 

Kegiatan itu dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, didampingi Ketua FTPAB, Adami Umar, serta dihadiri Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr Kurdi, sejumlah tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP mengatakan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Satgas Rumah Layak Huni, saat ini masih terdapat sekitar 687 unit rumah tidak layak huni yang membutuhkan penanganan di Aceh Barat.

Menurutnya, angka tersebut merupakan data yang akurat karena diperoleh melalui verifikasi langsung ke lapangan oleh tim Satgas. 

Baca juga: Aceh Barat Verifikasi 687 Rumah Tidak Layak Huni, Tentukan Skala Prioritas Bantuan

Bahkan, jumlah kebutuhan rumah sebenarnya diperkirakan lebih besar karena masih terdapat sejumlah keluarga yang tinggal bersama dalam satu rumah atau dikenal dengan istilah KK gantung yang belum masuk dalam pendataan.

“Data 687 unit ini benar-benar rumah yang tidak layak huni dan menjadi fokus kita untuk dibangun secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, kemampuan pemerintah daerah saat ini hanya sekitar 50 unit rumah per tahun. 

Selain itu, dukungan juga datang dari program CSR perusahaan yang diperkirakan mampu membantu sekitar 50 unit rumah setiap tahunnya. 

“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga akan terus berupaya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Aceh untuk mempercepat penanganan RTLH,”ujar Bupati.

Tarmizi mengajak seluruh elemen masyarakat, pengusaha, dan pihak-pihak yang memiliki kemampuan finansial untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan rumah dhuafa.

Baca juga: Bupati Abdya Instruksikan Dinsos dan Baitul Mal Cek Rumah tidak Layak Huni Janda 3 Anak

“Kita mengajak semua masyarakat dan pihak yang memiliki kemampuan untuk ikut membantu pembangunan rumah dhuafa. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.

Rumah Tiga Kamar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved