Kamis, 18 Juni 2026

Irwandi Yusuf Miliki Izin Terbangkan Pesawat

Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf resmi memiliki sertifikat sebagai penerbang dengan kriteria single engine land

Tayang:
Editor: bakri

BANDA ACEH - Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf resmi memiliki sertifikat sebagai penerbang dengan kriteria single engine land, artinya bisa menerbangkan pesawat tempur. Single engine land merupakan pesawat bermesin tunggal seperti pesawat dengan badan kecil, pesawat latih, dan pesawat jet tempur.

Dalam rilis yang dikirim Irwandi Yusuf kepada Serambi kemarin dijelaskan bahwa sertifikat atau SIM penerbang bagi Irwandi dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Ir Muzaffar Ismail pada 1 Juli 2014.

Sertifkat untuk Irwandi itu baru dia terima pada hari Selasa, 22 Juli 2014 di Akademi Pilot Bandung. “Tugas saya sebagai siswa sudah selesai. Saya harap semakin banyak anak Aceh yang nantinya jadi penerbang,” harap Irwandi setelah menerima izin penerbang di Akademi Pilot Bandung.

Irwandi merupakan siswa paling tua di akademi pilot tersebut. Mantan gubernur Aceh yang lahir 2 Agustus 1960 ini sangat bersemangat menjalani pendidikan selama hampir 6 bulan. Ia juga akrab dengan sejumlah kadet di sekolah pilot itu. 

Beberapa siswa bahkan sering menyapanya dengan panggilan Boss, lebih banyak menyapa Om. Keseluruhan mereka terlihat sangat menghormati mantan gubernur Aceh itu. 

“Bila saya saja masih bisa, kalian musti lebih bersemangat,” kata Irwandi kepada sejumlah adik kelasnya yang masih menjalani pendidikan di akademi penerbang Bandung.

Irwandi berharap suatu saat Aceh memiliki banyak pilot penerbang, terutama anak-anak muda Aceh yang kini masih menjalani pendidikan di lembaga pendidikan di Aceh.

Kesungguhan Irwandi menguasai dunia kedirgantaraan sudah ia tekuni sejak menjabat Gubernur Aceh. Serambi sudah beberapa kali memberitakan bahwa lelaki utama di Partai Nasional Aceh (PNA) ini menerbangkan pesawat. Bahkan, sejumlah staf Gubernur Irwandi pernah dibuat gelisah saat mengetahuai pesawat yang mereka tumpangi dari Bandara Cut Ali, Aceh Selatan, menuju Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar ternyata dipiloti Irwandi Yusuf.

Beberapa kali pesawat menukik tajam menyusuri bukit-bukit di kawasan barat selatan Aceh. “Alhamdulillah, semua pesawat boleh saya terbangkan sekarang,” kata Irwandi kepada Serambi tadi malam.

Ia mengatakan, motivasi menjadi seorang pilot untuk menyalurkan bakat dan tidak terbang ilegal. Sebab selama ini, katanya, ia sering menerbangkan pesawat apalagi semasa menjabat Gubernur Aceh.

Suami Darwati A Gani ini juga menegaskan motivasinya mengikuti sekolah pilot di Bandung, Jawa Barat, agar istilah post-power syndrom tidak diidapanya. “Kan biasa orang habis kekuasaan ada post-power syndrom, kalau saya justru post-power hobby. Jadi, saya menikmati hidup setelah tidak berkuasa, salah satunya ya menjadi pilot,” ujarnya.

Selain itu, dengan terbang, kata Irwandi, bisa menjadi bagian dari olahraga, menjaga adrenalin, dan yang paling penting untuk menyemangati generasi muda Aceh agar ada yang menjadi penerbang profesional ke depan.

“Saya harap semangat kedirgantaraan anak muda Aceh terus tumbuh, bangkit. Kita kan bangga kalau naik pesawat dari mana saja saat mendarat di Aceh ternyata pilotnya anak-anak Aceh. Kalau banyak pilot Aceh, ini hebat dan membanggakan, sebab kebanggan itu tidak bisa dibeli,” katanya.

Disinggung kapan ia akan menerbangkan lagi pesawat dan mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Irwandi mengatakan sebenarnya beberapa waktu lalu sudah diajak pas latihan bersama Angkatan Udara Republik Indonesia di Aceh. Tapi saat itu ia sedang berada di luar kota dan tidak memungkinkan bergabung bersama menerbangkan pesawat tempur meraung-raung di atas langit Aceh.

Apa yang akan dilakukannya setelah mengantongi izin menerbangkan pesawat? Irwandi mengaku telah berencana membeli pesawat tipe kecil seperti pesawat tempur. “Ya, saya mau beli dan sekarang harga pesawat murah lho, kita lihat ya, saya sedang cari. Mudah-mudahan nanti bisa terbang lagi,” ujarnya seraya mengatakan gagasan menyekolahkan anak-anak Aceh menjadi pilot seharusnya sudah ada hasil dan anak-anak yang ia kirim ke sekolah penerbangan dulunya sudah bisa terbang di angkasa Aceh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved