Rabu, 8 April 2026

ASDP dan Kapal Cepat Tambah Pelayaran ke Sabang

PT ASDP dan pengelola kapal cepat menambah trip pelayaran dari daratan Aceh ke Sabang dan sebaliknya

Editor: bakri

* Atasi Ledakan Penumpang

BANDA ACEH - PT ASDP dan pengelola kapal cepat menambah trip pelayaran dari daratan Aceh ke Sabang dan sebaliknya. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ledakan penumpang yang mulai terjadi sejak satu hari setelah Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah.

Informasi diperoleh Serambi, pihak PT ASDP dengan tiga kapal ferinya menambah 5 trip pelayaran, dari 5 kali menjadi 10 kali. Sementara pengelola kapal cepat menambah 4 trip pelayaran, dari 4 kali menjadi 8 kali, dengan menggunakan dua unit kapal cepat.

Kepala Pelabuhan Ulee Lheue, Ampon yang dikonfirmasi Serambi Kamis (31/7) mengatakan, jumlah penumpang ke Sabang terus melonjak sejak satu hari setelah lebaran. Melihat kondisi saat ini, Ampon memperkirakan, ledakan penumpang paling banyak terjadi setelah hari keempat lebaran.

GM PT ASDP, Arifuddin yang dikonfirmasi Serambi mengatakan, tujuan dari penambahan trip pelayaran itu adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia mengatakan, lonjakan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue, terjadi sejak Selasa ( 29/7) atau lebaran kedua dan masih terus terjadi hingga hari keempat lebaran, Kamis (31/7) kemarin. “Tiga unit kapal feri yang berpangkalan di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh dan Balohan, Sabang, dioperasionalkan secara maksimal,” ujarnya.

Ia mengatakan, warga yang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi, lebih memilih naik kapal feri ke Sabang, sedangkan yang tidak menggunakan kenderaan bermotor memilih naik kapal cepat.

Untuk ongkos kapal feri, tanpa sepeda motor Rp 24.500/orang, menggunakan sepeda motor Rp 27.000/unit dan mobil pribadi Rp 190.000/unit. Sedangkan ongkos kapal cepat Rp 65.000 - Rp 95.000/orang.

Arifuddin mengatakan, untuk saat ini peningkatan jumlah penumpang hanya terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue menuju ke Sabang. Sedangkan penumpang dari Sabang ke Banda Aceh, tidak sebanyak dari Pelabuhan Ulee Lheue yang mau ke Sabang.

Kendati demikian, kata Arifuddin, ledakan penumpang yang terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue tersebut, semuanya bisa diangkut dengan mengoperasikan tiga unit kapal feri, yaitu KMP BRR, dengan kapasitas 450-600 orang, KMP Teluk Sinabang dengan kapasitas 350-450 orang, dan KMP Papuyu dengan kapasitas 100-150 orang.

Penambahan trip pelayaran dan pengoperasian tiga unit kapal feri itu, menurutnya, disesuaikan dengan kondisi penumpang yang ada di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh dan Balohan Sabang.

Adapun jadwal keberangkatan kapal feri di Pelabuhan Ulee Lheue, adalah pukul 8.30 WIB, pukul 11.00 WIB, pukul 12.00 WIB, pukul 14.00 WIB dan pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, Sukirman, penjual tiket kapal cepat yang dimintai penjelasannya mengatakan, memperkirakan rasio jumlah penumpang dari Ulee Lheue ke Sabang sekitar 70 berbanding 30 dengan jumlah penumpang dari Sabang ke Banda Aceh.

Menurut Sukirman, kebanyakan calon penumpang ke Sabang adalah warga daratan Aceh dan tamu dari luar Aceh yang ingin berlibur ke Sabang. Jumlah pengunjung ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. “Menurut hitungan kami pengunjung ke Sabang meningkat antara 20 sampai 30 persen. Kondisi itu cukup baik untuk industri pariwisata, khususnya di Sabang dan Aceh secara umum,” ujarnya.

Ia memperkirakan, mulai Jumat hari ini jumlah penumpang dari Sabang ke Ulee Lheue akan mengalami sedikit kenaikan. “Tapi ledakan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue ke Balohan, Sabang, tetap terus akan terjadi sampai hari Minggu (3/8),” ungkap Sukirman.(her)    

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Tags
mudik
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved