Opini
Politik dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian
POLITIK adalah kegiatan dalam sistem pembangunan negara melalui pembagian-pembagian kekuasan
Oleh Aulia Sofyan
POLITIK adalah kegiatan dalam sistem pembangunan negara melalui pembagian-pembagian kekuasan atau pendapatan untuk mencapai tujuan yang telah di sepakati. Dunia politik sangat berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi suatau bangsa atau daerah. Dalam pengembangan ekonomi, sangatlah penting mempertimbangkan risiko politik dan pengaruhnya terhadap kelangsungan ekonomi.
Hal ini patut dipertimbangkan karena perubahan dalam suatu kebijakan politik di suatu negara atau wilayah akan dapat menimbulkan dampak besar pada sektor keuangan, bisnis dan perekonomian negara atau wilayah tersebut. Risiko politik umumnya berkaitan erat dengan pemerintahan serta situasi politik dan keamanan di suatu negara atau wilayah.
Sebenarnya setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu kegiatan ekonomi atau bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar. Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham naik. Sebaliknya, jika situasi politik yang tidak menentu, maka akan menimbulkan unsur ketidakpastian dalam bisnis.
Dalam konteks ini, kinerja sistem ekonomi-politik sudah berinteraksi satu sama lain, yang menyebabkan setiap peristiwa ekonomi-politik tidak lagi dibatasi oleh batas-batas tertentu Sebagai contoh, IMF atau Bank Dunia, atau bahkan para investor asing mempertimbangkan peristiwa politik suatu negara dan lebih merefleksikan kompromi-kompromi antara kekuatan politik nasional dan kekuatan-kekuatan internasional. Tiap pembentukan pola bisnis juga senantiasa berkait erat dengan politik.
Budaya politik
Budaya politik merupakan serangkaian keyakinan atau sikap yang memberikan pengaruh terhadap kebijakan dan administrasi publik, termasuk di dalamnya pola yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi atau perilaku bisnis. Terdapat politik yang dirancang untuk menjauhkan campur tangan pemerintah dalam bidang perekonomian atau bisnis.
Sistemnya disebut sistem liberal dan politiknya demokratis. Ada politik yang bersifat intervensionis secara penuh dengan dukungan pemerintahan yang bersih. Ada pula politik yang cenderung mengarahkan agar pemerintah terlibat atau ikut campur tangan dalam bidang ekonomi bisnis.
Apa yang disampaikan oleh Prof Bakhtiar Ali dalam pertemuannya dengan jajaran elite Pemerintah Aceh belum lama ini, sangat menarik dan substantif dalam melihat prospek politik dan ekonomi daerah. Beliau menyarankan agar pelaksanaan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat lebih menjadi perioritas bagi Pemerintah Aceh ketimbang masalah politik. Program pemberdayaan itu salah satunya adalah bisa dilakukan dengan cara menciptakan program yang akan dapat memberikan pekerjaan kepada masyarakat, sehingga mereka punya penghasilan yang layak guna mempercepat pembangunan daerah dan memberikan kemakmuran bagi masyarakat Aceh.
Perdamaian yang telah berjalan dengan baik menjadi suatu anugerah dn berkah yang tidak terkirakan dan sangat mahal bagi masyarakat Aceh setelah sekian lama didera konflik. Berbagai kebijakan Pemerintah baik pusat maupun daerah harus mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. Hal ini memerlukan sentuhan dan strategi yang tepat agar kepentingan politik dan pengembangan ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dan saling menguatkan satu sama lain.
Tidak bias kita pungkiri kesenjangan ekonomi yang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat telah menyebabkan semangat dan motivasi masyarakat menjadi lemah, begitu juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah telah menurun seiring dengan berbagai keluhan masyarakat yang tidak di dengar atau di tangani. Membicarakan politik bukan hanya membicarakan masalah partai politik, pemilu, pilkada, posisi dan jabatan di pemerintahan, namun juga membahas mengenai demokrasi yang secara teorinya berarti dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Namun realitanya kadangkala itu hanyalah sebagai formalitas semata untuk menciptakan frame politik yang bagus bagi masyarakat. Peran para legislator sangat strategis dalam menyalurkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat guna dijadikan kebijakan daerah dalam rangka penetapan kebijakan. Bila kebijakan yang ditelorkan pemerintah (eksekutif) bersama dewan (legislatif) didasari pada kebutuhan riil masyarakat rasanya kebijakan itu akan memberikan perubahan bagi masyarakat itu sendiri kea rah yang lebih baik.
Tergantung tujuan
Pada prinsipnya, pemilihan strategi apa yang akan digunakan dalam proses pembangunan sangat dipengaruhi oleh pertanyaan apa tujuan yang hendak dicapai. Jika tujuan yang hendak dicapai adalah menciptakan masyarakat yang mandiri, maka strategi ketergantunganlah yang mungkin akan dicapai. Jika tujuan yang ingin dicapai adalah pemerataan pembangunan, maka strategi yang berwawasan ruanglah yang akan dipergunakan.
Sebagai contoh kebutuhan jalan lintas tengah yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah Aceh adalah memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah tengah Aceh. Pemerintah daerah tidak perlu ragu untuk menganggarkan dana bagi selesainya pembangunan jalan lintas tengah itu. Karena secara otomatis akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan selesainya jalan lintas tengah itu maka hasil bumi akan mudah dikirim dan dipasarkan dan penghasilan masyarakat pun akan membaik.
Pembangunan ekonomi adalah proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat meningkat atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan ekonomi dan taraf hidup masyarakatnya. Meningkatnya pendapatan perkapita merupakan cerminan dari timbulnya perbaikan dalam kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hakekat dari pembangunan ekonomi adalah menciptakan pertumbuhan GNP (Gross National Product). Pertumbuhan GNP ditunjukkan dengan meningkatnya mutu pendidikan, bertambahnya penghasilan pertanian, dan menurunnya angka kemiskinan.
* Dr. Aulia Sofyan, Dosen Tamu pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. Email: s4071825@yahoo.com.au