Ini Rumah Hasan Saleh, Tokoh Kontroversial dari Tanah Rencong
Garasi mobil yang berada sekitar 10 meter dari depan rumah, terlihat sudah lama tak pernah digunakan. Tak ada jejak ban mobil di rumput yang tumbuh di
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Amirullah
Lalu ada juga "Surat Tanda Penghargaan" dari Menteri Utama Bidang Pertahanan Keamanan, Letjen TNI Soeharto. Dalam surat yang dikeluarkan di Jakarta, tanggal 12 Maret 1968 itu, Hasan Saleh dianugerahi "Satlalantjana Penegak".
Kolektor naskah kuno Aceh, Tarmizi A Hamid berharap agar keluarga Hasan Saleh membuka rumah ini sebagai museum yang merekam tentang sejarah Aceh.
"Terlepas dari segala kontroversi, kita mesti melestarikan semua benda bersejarah, termasuk rumah Hasan Saleh dan rumah Yakob Kasem, beserta segala barang yang ada di dalamnya. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai sejarah," kata Tarmizi A Hamid.
Ia juga mengingatkan agar sesama warga Aceh dapat bersama-sama membangun Aceh ke arah yang lebih baik," ujar pria yang akrab disapa Cek Midi ini. (Zainal Arifin M Nur)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hasan-saleh3_20150724_201153.jpg)