Jatuh di Kolam Renang, Imam Masjid Sabang Meninggal
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Masyarakat Kota Sabang kehilangan putra terbaiknya, Tgk H Nuvrizal SPdI (36), Imam Masjid Agung
Selama sebulan penuh mempinpin shalat terawih berjamaah di Masjid Agung Babussalam, ia mampu menamatkan Quran 30 juz plus qiyamul lail satu malam tiga juz. “Saya sangat terkesan. Selama bergaul, almarhun tak pernah marah dalam kondisi apa pun. Walau sudah pergi untuk selama-lamanya, tapi alunan suara merdunya masih terngiang di telinga kami,” kata Ustaz Jamhuri.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Amiruddin SE sebagai pengelola Kolam Renang Tirta Raya Banda Aceh tadi malam membeberkan kepada Serambi kejadian yang menimpa Tgk Nuvrizal yang terjadi Kamis (23/7) siang.
Menurutnya, Nuvrizal datang ke kolam renang bersama istri dan dua anaknya untuk mandi. Ia sudah biasa menggunakan fasilitas kolam renang itu bila datang ke Banda Aceh.
Kolam renang itu dilengkapi delapan bangku sebagai tempat untuk melompat ke air. Saat itu Nuvrizal melompat dari bangku nomor tiga yang tingginya lebih kurang dua meter. “Tapi beliau jatuh dengan posisi kepala duluan ke air,” ujarnya.
Lebih kurang satu menit, kata Amiruddin, Nuvrizal bangun dari air dalam keadaan pingsan setelah melompat. Petugas pengawas di kolam renang mengangkatnya dari air dan memberi pertolongan pertama.
Saat itu kondisi Nuvrizal masih sadar. Lalu dipanggil ambulans dan korban pun dibawa ke RSUZA Banda Aceh dengan didampingi petugas pengelola kolam renang, Nurul Muslimah.
Tapi lima hari kemudian pihaknya mendapat informasi bahwa Nuvrizal meninggal dunia. “Rencana pihak Dispora Aceh sebagai pengelola kolam renang akan melayat ke rumah duka di Sabang,” ujarnya. (az/adi)