Nasi Bungkus Kapolda Aceh
"Saya memang begini kalau makan siang, lebih nikmat saja rasanya," kata Husein Hamidi.
Penulis: Amirullah | Editor: Yusmadi
"Coba-coba ini gula ini yang pas. Gini cara minumnya," kata Husein sambil memegang sebutir gula aren yang sudah terpotong kecil. Ia menggigitnya, lalu ia seruput kopi di gelas kecil perlahan.
"Kalau penikmat kopi begini harusnya, sedikit-sedikit sambil mengunyah gula aren. Baru terasa pas," katanya sambil mengkritik cara minum kopi tamunya Senin siang itu.
Pria jangkung yang pernah menyenyam pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) ini berfalsafah soal cara minum kopi dengan membedakanya dengan para penikmat kopi. Ia juga memberi pesan kunci sukses untuk satu pengabdian kepada negara.
"Apapun yang kita kerjakan, kerjakan dengan Ikhlas," pesan Husein saat berbicara awal mula ia menjadi seperti sekarang ini.
Empat nasi bungkus ala Kapolda Aceh, serasa nikmat. Empat orang tamu yang diajaknya makan nasi bungkus siang itu, terlihat melahap habis hidangan alakadarnya tersebut.
Hidangan itu memang 'tak berbintang' namun bisa dinikmati bersama Sang Jenderal Bintang Dua yang mengendalikan korps Tri Brata di Aceh saat ini. (arif ramdan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapolda-dan-serambi_20151117_211442.jpg)