Tiga Bomber Sarinah Mengaku Kuli Bangunan
Tiga pelaku teror di kawasan Sarinah, Jakarta tinggal bersama dalam satu kamar kos yang disewa seharga Rp 300.000
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti sebelumnya mengatakan, kos-kosan tersebut diduga kuat menjadi tempat merakit bom yang kemudian diledakkan di kawasan sekitar Sarinah. “Rumah kos ini tempat pembuatan bahan peledak,” ujar Krishna.
Beberapa warga menceritakan rasa kaget mereka ketika mengetahui fakta itu. “Saya gemetar loh, enggak nyangka bom Sarinah dibuat di sini,” ujar seorang warga, Mamay.
Menurut Mamay, warga tidak curiga dengan M Ali yang tak lain warga asli di kampung tersebut. “Nggak nyangka M Ali jadi teroris. Dia biasa saja,” ujar Mamay.
Rumah M Ali hanya berjarak 20 meter dari kosan tersebut. Rumah Ali juga sudah digeledah Densus 88 pada Jumat (15/) malam. (warta kota/tribunnews/teo/val)