Droe Keu Droe

Dilarang Shalat Berjamaah di Mushalla Anjong Mon Mata?

PADA Sabtu, 9 Juli 2016, saya bersama keluarga hendak bersilaturrahim ke tempat saudara di Kajhu,

PADA Sabtu, 9 Juli 2016, saya bersama keluarga hendak bersilaturrahim ke tempat saudara di Kajhu, Aceh Besar. Kami berangkat dari rumah pukul 15.45 WIB. Pas di dalam perjalanan, waktu penunjukan waktu shalat Ashar untuk wilayah Kota Banda Aceh, dan kami pun mendengar suara azan. Secepat mungkin kami mencari masjid/mushalla terdekat.

Ketika itu kami melintasi Anjong Mon Mata Pendopo Gubenur Aceh, kami teringat bahwa di Anjong Mon Mata ada mushalla untuk shalat berjamaah, dan terdengar azan dari mushalla tersebut. Kami menggunakan kendaraan roda empat, ketika hendak masuk ke kompleks Anjong Mon Mata, ternyata pagarnya tertutup rapat. Di depan pagar tertulis “Kaca mobil mohon diturunkan, tanpa terkecuali”. Kami pun menurunkan kaca mobil.

Tak lama menunggu pintu di buka, kami dihampiri oleh petugas penjaga pintu. Dari pakaian dinas yang digunakan sepertinya petugas penjaga pintu tersebut adalah anggota Satpol PP. Petugas tersebut menanyakan, mau kemana pak? Saya menjawab mau shalat Ashar pak. Kemudian petugas tersebut mengatakan, silahkan cari masjid lain pak, dilarang masuk ke dalam.

Kemudian saya menanyakan, siapa nama bapak, petugas tersebut menjawab, namanya Fatahillah. Saya dan sekeluarga tidak mau berdebat dengan petugas tersebut, karena dengan jelas telah dilarang masuk untuk shalat di Anjong Monmata. Melalui media ini saya ingin menanyakan, apa betul kami sebagai masyarakat Banda Aceh dilarang masuk hanya untuk shalat di Mushalla Anjong Mon Mata?

Semasa periode Gubenur sebelumnya, kami juga pernah shalat di Mushalla Anjong Mon Mata, dan tidak pernah dilarang masuk. Apabila dilarang masuk ke mushalla tersebut, sebaiknya tidak usah dikumandangkan azan. Untuk apa dikumandangkan azan, jamaah mau shalat saja, dilarang masuk.

Mohon kepada pihak yang berwenang untuk menjelaskan masalah ini kepada publik. Supaya publik tahu apa benar dilarang untuk shalat di Mushalla Anjong Monmata, atau hanya ulah dari oknum saja. Terima kasih.

Nama dan alamat penulis
diketahui Redaksi.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved