Sabtu, 2 Mei 2026

Gempa Pidie Jaya

Tangani Korban Gempa Pidie Jaya, Pemerintah Belum Butuh Bantuan Negara Lain

"Pemerintah belum menginisasi atau mengeluarkan statement (pernyataan) minta bantuan internasional," ujar Sutopo

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TIM SAR bersama Polisi, TNI dan anggota KPA Pidie mengevakuasi jasad H Jailani (56) korban gempa yang tertimbun reruntuhan rumah toko (ruko) berlantai empat di pinggir jalan nasional kawasan Gampong Sukon Baroh, Kemukiman Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Rabu (7/12). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga saat ini, pemerintah masih mampu menangani pasca-bencana gempa di Aceh, Rabu (7/12/2016) kemarin.

Oleh karena itu, pemerintah belum meminta bantuan kepada negara lain.

"Pemerintah belum menginisasi atau mengeluarkan statement (pernyataan) minta bantuan internasional," ujar Sutopo, di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Pada hari ini, BNPB akan mengirimkan bantuan senilai Rp 3,5 miliar dalam bentuk tenda posko sebanyak 10 unit, genset kapasitas 2.800 watt sebanyak 10 unit, makanan, family kit, dan lainnya dengan menggunakan pesawat terbang cargo dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma ke Bandara Blang Bintang.

Begitu juga dari kementerian atau lembaga lainnya yang telah banyak menyalurkan bantuan ke Aceh.

Pada hari ini, TNI akan mendirikan rumah sakit lapangan di Pidie Jaya untuk menangani korban luka.

"Potensi nasional masih mencukupi. Artinya bisa dilakukan untuk melakukan penanganan baik untuk tanggap darurat atau pun pasca bencana nanti," kata Sutopo.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Rabu, 7 Desember 2016, pukul 05.36 WIB.

Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved