Gempa Pidie Jaya
Presiden Batal Singgah, SMKN 1 Bandarbaru Tetap Dapat Rp 6,5 M
Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal singgah di SMKN 1 Bandarbaru, saat melakukan kunjungan ke wilayah korban gempa
MEUREUDU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal singgah di SMKN 1 Bandarbaru, saat melakukan kunjungan ke wilayah korban gempa di Pidie Jaya, Kamis (15/12). Awalnya, Presiden dijadwalkan singgah di sekolah tersebut untuk menghadiri penyerahan bantuan revitalisasi pembangunan gedung SMKN 1 Bandarbaru Rp 6.550.000.000 serta penyerahan 20 unit laptop, sekaligus peletakan batu pertama pembangunan kembali gedung sekolah tersebut.
Bantuan alokasi dana sebesar Rp 6,5 miliar serta bantuan 20 unit laptop akhirnya diserahkan oleh pihak Staf Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Amatan Serambi, ratusan murid serta dewan guru serta aparat TNI/Polisi telah menunggu kedatangan Presiden, sejak pukul 08.00 WIB. Namun ternyata rombongan Presiden Jokowi hanya melintas di depan sekolah yang berada di jalan nasional Banda Aceh-Medan ini, tepat pukul 14.15 WIB. Rombongan langsung menuju ke lapangan sepakbola Persimura, Mutiara, Pidie untuk kemudian bertolak ke Banda Aceh dengan helikopter Kepresidenan.
Berselang 15 menit setelah rombongan Presiden melintas, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), William R, Kepala Staf Presiden (KSP) Teten Masduki, dan Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas datang menyampaikan permintaan maaf atas pembatalan kunjungan Presiden ke sekolah tersebut.
“Bapak Jokowi menyampaikan bahwa semua gedung yang roboh di sekolah ini dibangun kembali agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” sebut kepala BNPB, William R di hadapan ratusan warga.
Mengingat program masa belajar muli aktif kembali pada 27 Desember mendatang, maka untuk sementara seluruh siswa belajar di bawah tenda yang telah disediakan. “Yang terpenting tetap bersemangat belajar,” kata William.
Terpisah, Staf Kemeterian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) RI, R Alpha Amirachman kepada Serambi Kamis (15/12) mengatakan, dana bantuan revitalisasi pembangunan gedung SMKN 1 Paru, Kecamatan Bandarbaru, Pidie Jaya mendapat alokasi dana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebesar Rp 6,5 miliar serta 20 unit komputer jinjing (laptop).
Gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Pidie Jaya, Rabu (7/12) pukul 05.03 WIB, menghancurkan seluruh bangunan di SMKN 1 Bandarbaru, berikut mobiler, serta fasilitas laboratorium. “Bantuan revitalisasi pembangunan untuk gedung SMKN 1 Bandarbaru, Rp 6,5 miliar melalui alokasi dana 2016 ke 2017 yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo,” sebut Alpha Amirachman.
Selain itu, pihaknya juga turut menyerahkan 20 unit laptop kepada sekolah kejuruan yang terletak paling barat di Kabupaten Pijay itu. Bantuan diterima oleh kepala sekolah Iskandar SPd.(c43)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-jokowi-di-dayah-mudi_20161209_180115.jpg)