Banjir Landa Aceh Timur, Pidie, dan Aceh Besar
Hujan yang terus-menerus mengguyur pada Minggu (1/1) malam, menyebabkan tiga kabupetan, masing-masing
Hingga saat ini, jelas Syahrizal, pihak BPBD bekerja sama dengan Tim SAR, Basarnas, Muspika, dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian korban, karena hingga pukul 17.15 WIB korban belum ditemukan.
“Banjir sudah mulai surut karena banjir ini air kiriman air dari hulu sungai. Namun, kecamatan bawah seperti Nurussalam naik. Tapi rata-rata, ketinggian air tinggal 50 Cm,” jelas Syahrizal.
Di Aceh Besar, Jembatan Titi Hitam yang menghubungkan Gampong Jawie-Gampong Buga, Kecamatan Seulimuem, rubuh diterjang banjir, Minggu (1/1) malam.
Akibat rubuh, jembatan tersebut tidak bisa lagi dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat, bahkan pejalan kaki sekalipun. Jembatan yang dibangun tahun 1994 dengan panjang 40 meter dan lebar 4 meter itu rusak berat akibat digerus abrasi ketika hujan lebat mengguyur kawasan itu pada Minggu (1/1) malam. (naz/nas/dik/c49)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/melintasi-genangan-banjir-di-jalan-kawasan-gampong-keude-kecamatan-peudawa_20170103_142109.jpg)