Shanghai Perluas Larangan Rokok di Areal Publik

Kebijakan itu tetap diambil sekalipun diwarnai konflik kepentingan dengan industri tembakau milik negara.

Shanghai Perluas Larangan Rokok di Areal Publik
Thinkstock
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, SHANGHAI - Pemerintah Kota Shanghai, China, memperluas penerapan aturan larangan merokok di ruang publik, Rabu (1/3/2017).

Ini merupakan satu langkah maju yang diambil pemerintah kota terbesar di China itu, untuk mengeliminasi ancaman ganguan kesehatan akibat rokok.

Kebijakan itu tetap diambil sekalipun diwarnai konflik kepentingan dengan industri tembakau milik negara. 

Hampir 25 persen dari orang dewasa di pusat komersial China yang dihuni 24 juta orang tersebut, adalah perokok.

Data itu dilansir surat kabar setempat yang mengutip catatan dari  Asosiasi Pengendali Tembakau China.

Seperti diberitakan AFP, selama ini di Shanghai sudah memberlakukan pelarangan merokok di areal publik untuk lokasi terbatas. Aturan itu berlaku sejak 2010.

Namun, regulasi itu hanya berlaku di tempat-tempat tertentu, seperti sekolah dan perpustakaan.

Dengan aturan baru, pelarangan ini akan berlaku untuk seluruh areal umum di dalam ruang dan sejumlah titik luar ruang. 

Pada Juni 2015, pemerintah setempat mengadopsi sebuah legislasi anti rokok yang berlaku di negeri itu.

Dalam aturan tersebut diatur mengenai pelarangan merokok di perkantoran, restoran, hotel, dan rumah sakit.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved