Sabtu, 16 Mei 2026

Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Penjara, Ditjen PAS Ungkap Dapat Beasiswa Gratis Sejak 2024

Sambo terdaftar sebagai mahasiswa baru pada program studi Magister Teologi. Meski sedang menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Cibinong

Tayang:
Editor: Amirullah
Image created by ChatGPT
Ditjen PAS bongkar fakta Ferdy Sambo kini kuliah S2 Magister Teologi secara gratis dari dalam Lapas Kelas IIA Cibinong. Mantan Kadiv Propam Polri itu tercatat sebagai mahasiswa aktif sejak Juli 2024 melalui program beasiswa bagi warga binaan. 

Ringkasan Berita:
  • Ferdy Sambo diketahui menjadi mahasiswa aktif S2 Magister Teologi di STT Global Glow Indonesia sejak 1 Juli 2024 berdasarkan data PDDikti.
  • Ditjen PAS menyebut Sambo kuliah melalui program beasiswa bagi warga binaan Nasrani di Lapas Kelas IIA Cibinong dan seluruh perkuliahan dilakukan secara daring.
  • Hak pendidikan disebut berlaku untuk semua narapidana sebagai bagian program pembinaan selama menjalani masa pidana.

 

SERAMBINEWS.COM - Nama Ferdy Sambo kembali mencuat ke permukaan.

Bukan soal kasus hukumnya yang sempat menghebohkan Tanah Air, melainkan kabar terbaru mengenai aktivitasnya di balik jeruji besi. Mantan Kadiv Propam Polri ini diam-diam telah berganti status menjadi mahasiswa pascasarjana (S2) sejak pertengahan tahun lalu.

Aktivitas akademik Sambo terendus publik melalui data resmi di laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Di sana, Sambo tercatat sebagai mahasiswa aktif di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia.

“Tanggal masuk: 1 Juli 2024,” demikian bunyi keterangan dalam laman pddikti.kemdiktisaintek.go.id, sebagaimana dikutip pada Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Dibuka Donasi untuk 275 Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe

Belajar Teologi di Lapas Cibinong

Saat ini, Sambo terdaftar sebagai mahasiswa baru pada program studi Magister Teologi. Meski sedang menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Cibinong, status akademiknya dipastikan masih aktif hingga saat ini.

Lantas, bagaimana seorang warga binaan bisa menempuh pendidikan tinggi di tengah masa hukumannya?

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) akhirnya buka suara. Kasubdit Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa Sambo tidak mengeluarkan biaya pribadi untuk studinya tersebut. Pendidikan ini merupakan bagian dari program beasiswa.

Program Beasiswa Khusus Warga Binaan

Menurut Rika, program ini adalah hasil kolaborasi antara pihak lapas dengan institusi pendidikan formal untuk meningkatkan kapasitas warga binaan. Program ini memang disediakan secara khusus bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu agama.

“Lapas Cibinong telah mengembangkan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia (STGGI) untuk pemberian program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat untuk mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo,” ungkap Rika saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Pemerintah Akan Hapus Guru Honorer, P2G: Jangan Ada Pemecatan Massal di 2027!

Perkuliahan Dilakukan Secara Daring dari Dalam Lapas

Rika menjelaskan, seluruh proses belajar dijalankan secara daring dari dalam lingkungan lapas.

Menurut dia, pemberian akses pendidikan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan warga binaan agar tetap memiliki kesempatan meningkatkan kualitas diri selama menjalani hukuman.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pihak Lapas Kelas IIA Cibinong juga memastikan bahwa pemberian hak pendidikan dilakukan secara terbuka, objektif, dan tanpa perlakuan istimewa.

Ditjen PAS: Hak Pendidikan Berlaku untuk Semua Narapidana

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved