Jumat, 15 Mei 2026

Pengungsi Suriah Ini Beri Nama Bayinya Sama dengan Nama Perdana Menteri Kanada

pasangan itu merasa harus berterima kasih kepadanya, sehingga dia memberi nama Justin Trudeau untuk bayi laki-laki mereka yang baru lahir.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFRAA BILAN
Afraa Bilan tengah menimang bayi Justin Trudeau di rumahnya di Kanada 

SERAMBINEWS.COM - Ketika pasangan suami-istri, Muhammad dan Afraa Bilan tiba di Kanada pada Februari tahun lalu, mereka memulai kehidupan baru di negara yang sama sekali baru.

Berasal dari Kota Damaskus, Suriah, mereka, dan dua anaknya Naya dan Nael, tiba di Montreal, Kanada sebagai pengungsi, saat musim dingin tiba

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau tidak hadir saat keluarga itu tiba di bandar udara setempat, seperti yang dilakukannya saat menyambut pengungsi Suriah lainnya.

Afraa Bilan tengah menimang bayi Justin Trudeau di rumahnya di Kanada.(AFRAA BILAN)
Afraa Bilan tengah menimang bayi Justin Trudeau di rumahnya di Kanada.(AFRAA BILAN) 

Namun demikian, pasangan itu merasa harus berterima kasih kepadanya, sehingga dia memberi nama Justin Trudeau untuk bayi laki-laki mereka yang baru lahir.

Justin Trudeau Adam Bilan lahir pada Kamis di Kota Calgary, yaitu kota yang ditempati orang tuanya. Nama depannya adalah Justin Trudeau, bukan Justin.

Saat masih tinggal di Damaskus, Muhammad, sekarang berusia 29 tahun, bekerja sebagai tukang cukur. Tapi dia pernah menjadi sasaran penangkapan oleh tentara Suriah dan dirinya sempat ditahan.

Muhammad Bilan dan bayi Justin Trudeau. (FACEBOOK/MUHAMMAD BILAN)
Muhammad Bilan dan bayi Justin Trudeau. (FACEBOOK/MUHAMMAD BILAN)

Setelah dibebaskan, keluarganya mengetahui bahwa pihak berwenang mengincar dirinya lagi, dan dia kemungkinan dapat ditahan kembali.

Kesempatan untuk meninggalkan Suriah menjadi terbuka ketika mereka mengetahui bahwa Kanada mulai menerima pengungsi Suriah, setelah Trudeau mulai menjabat perdana menteri.

Bertahan selama lima tahun saat Suriah dilanda perang, mereka akhirnya meninggalkan negara porak-poranda itu menuju Kanada.

Setelah sempat tinggal di Kota Montreal, di Provinsi Quebec, keluarga itu akhirnya dipindahkan ke Kota Calgary, di Provinsi Alberta.

"Kanada jauh lebih aman, tidak ada perang," kata Afraa Bilan kepada BBC melalui telepon. "Semuanya berbeda, semuanya luar biasa - tidak seperti Suriah."

Justin Trudeau Adam Bilan lahir pada hari Kamis di Kota Calgary, Kanada.(FACEBOOK/SAM NAMMOURA)
Justin Trudeau Adam Bilan lahir pada hari Kamis di Kota Calgary, Kanada.(FACEBOOK/SAM NAMMOURA) ()

Afraa mengaku "sedikit tertekan" saat tiba di Kanada, dan merasa sulit untuk menyesuaikan diri - terutama ketika menghadapi cuaca musim dingin.

Tetapi kini dia fasih berbahasa Inggris dan Muhammad bekerja paruh waktu di sebuah toko kelontong.

Mereka berharap bayi mereka, yang diberi nama Justin Trudeau, suatu hari nanti mampu meneladani sang perdana menteri.


Perdana menteri Kanada, Justin Trudeau.(REUTERS)
Perdana menteri Kanada, Justin Trudeau.(REUTERS)

"Dia pria yang sangat baik," kata Afraa. "Dia banyak membantu kami. Ini adalah ucapan terima kasih yang apa-adanya atas kebijakannya untuk membawa kami ke Kanada. Kami ingin berterima kasih kepadanya dan semua orang Kanada."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved