Kamis, 7 Mei 2026

Irwandi Paparkan Proyek Strategis Aceh

Rapat Terbatas (Ratas) Proyek Strategis Nasional (PSN) di Aceh berlangsung di Istana Negara, Jakarta

Tayang:
Editor: bakri
GUBERNUR Aceh, Irwandi Yusuf (kanan) dan wakilnya Nova Iriansyah melambaikan tangan saat akan bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/7). 

Hal lain yang dilaporkan adalah pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Gubernur menyatakan, rakyat Aceh tak ingin lagi direcoki oleh urusan-urusan administrasi yang berbelit dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. “Kita ingin soal BPJS ini diringankan prosesnya. Saya sampaikan bahwa kita sudah bahas ini dengan Kepala BPJS Kanwil Aceh,” tambah Gubernur Irwandi.

Aman bagi investasi
Saat memberikan arahan, Presiden Jokowi kembali mengingatkan agar Gubernur dan Wagub Aceh yang baru mampu mengubah imej Aceh sebagai daerah yang aman dan nyaman bagi investasi.

Presiden juga mengingatkan pemimpin Aceh yang baru agar mengoptimalkan pemanfaatan Dana Otsus, sehingga tepat sasaran. Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin memang dalam kesempatan itu sempat menyinggung agar dana Otsus Aceh bisa berlangsung selamanya. “Tidak lagi dibatasi selama 20 tahun,” katanya.

Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda mengingatkan pemerintahan Aceh yang baru agar menyikapi serius perihal Dana Otsus tersebut.

“Dana Otsus akan berakhir pada 2027. Lima tahun terakhir besarannya tinggal 1%. Harus dipikirkan pembukaan lapangan kerja, sehingga begitu Dana Otsus berakhir, ada antisipasi,” ujar Sulaiman Abda.

Ulama Aceh, Abu Madinah mengaku gembira ikut diundang dalam pertemuan itu. “Kepada Presiden kita ingatkan agar membuka kuota tambahan bagi jamaah haji Aceh, sehingga memperpendek daftar tunggu,” sebut Abu Madinah yang duduk di kursi roda.

Ia juga mengingatkan Presiden untuk tetap memperhatikan lembaga pendidikan dayah di Aceh sebagai lembaga yang ikut berkontribusi melahirkan sumber daya manusia di Aceh. (fik)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved