Benarkah Rokok Elektrik Bisa Bantu Seseorang Berhenti Merokok?
Sekitar 65 persen vaper (pemakai e-rokok) berusaha untuk berhenti merokok
Awal bulan ini, sebuah panel di DPR memperbarui upayanya untuk mencegah Food and Drug Administration untuk meminta tinjauan keamanan dari rokok elektronik yang sudah ada di pasaran.
Christopher Bullen, profesor kesehatan masyarakat di University of Auckland, mengatakan bahwa efek buruk dari e-rokok cenderung jarang terjadi dibandingkan dengan bahaya terus merokok tradisional.
“Jika setiap perokok mengganti rokok sepenuhnya, akan ada manfaat kesehatan masyarakat yang dramatis dan dalam jangka waktu segera.”
Namun, yang lain memperingatkan bahwa efek samping e-rokok jangka panjang belum diketahui.
Dr Bhatnagar mengatakan, "Kami hanya tidak tahu apakah pindah ke e-rokok cukup baik untuk mengurangi kerugiannya." (Intisari/Agus Surono)
Tulisan ini sudah tayang di Intisari dengan judul: Benarkah Rokok Elektrik Mampu Membantu Seseorang Berhenti Merokok?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rokok-vapor_20151231_104111.jpg)