Senin, 13 April 2026

Breakingnews: TNI dan Polisi Ditambah Untuk Padamkan Api di Hutan Lindung Tangse

"Sumber air di lokasi kebakaran ada, tapi airnya panas. Penyebab kebakaran masih dalam lidik polisi,"

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Dandim 0102 Pidie, Letkol Arh Donny Indiawan SIP, bersama Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadi MM, memberikan pengarahan kepada personel TNI, polisi, polhut dan warga terhadap penanganan pemadaman api yang membakar hutan lindung di kawasan Krueng Seukek Beungga, Kecamatan Tangse, Sabtu (26/8/2017). FOTO/IST 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Jumlah personel polisi dan TNI ditambah guna memadamkan api yang membakar hutan lindung yang ditumbuhi pohon pinus.

Kebakaran hutan terjadi di kawasan Desa Krueng Seukek, Kecamatan Tangse, Pidie, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat ini, jumlah polisi Polres Pidie dan TNI dari jajaran Kodim 0102 Pidie serta dari Yon Armed Komposit Laweung dan Kompi C Yonif 113/JS mencapai 168 personel.

(Baca: BREAKING NEWS: Hutan Tangse Terbakar)

Untuk personel TNI dari Kodim 0102 Pidie dipimpin Dandim 0102 Pidie, Letkol ARH Donny Indiawan SIP.

Sementara dari Yon Armed Komposit dipimpin Letda Arm Junaidi, Kompi C Yonif 113/JY dipimpin Lettu Inf Erwinsyah dan Polres Pidie, dipimpin Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK.

Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadi MM, kepada Serambinews, Sabtu (26/8/2017) mengatakan, pemadaman api telah dilakukan sejak malam tadi yang melibatkan TNI, polisi, polhut, anggota rangers dan masyarakat sekitar.

(Baca: Ini Dugaan Asal Muasal Api yang Membakar Hutan Lindung Tangse, Kenapa Sulit Dipadamkan?)

Lanjutnya, titik api terus meluas kini personel TNI dan polisi telah ditambah yang mencapai 168 orang. Kini, sebagian titik api telah berhasil dipadamkan.

Kata Apriadi, pemadaman api dilakukan dengam cara memukul titik api menggunakan kayu dan menyiram pakai air mineral.

Sebab, sumber air dari sungai Krueng Seukek susah diambil.

"Sumber air di lokasi kebakaran ada, tapi airnya panas. Penyebab kebakaran masih dalam lidik polisi," kata Kabag Ops, Kompol Apriadi. (*)

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Minggu (27/8/2017)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved