Kenapa Ada Orang Mudah Dihipnotis dan Tidak? Ini Penjelasannya

Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan

net
Ilustrasi hipnotis 

SERAMBINEWS.COM - Hipnotis, di tangan yang baik bisa menjadi bermanfaat, bisa membantu mengelola rasa sakit, mengendalikan stres, kecemasan, serta fobia.

Namun, beberapa orang justru menggunakan hipnotis untuk sesuatu yang salah.

Anda mungkin harus waspada jika tiba-tiba dicolek orang tidak dikenal saat sedang berjalan sendiri, dikhawatirkan orang tersebut akan menghipnotis lantas merampok.

Namun ternyata tidak semua orang mudah dihipnotis.

Ada beberapa orang yang mudah, sementara lainnya tidak. Mengapa?

Baca: Warga Singkil Mengaku Dihipnotis, Uang Rp 10 Juta, HP, dan Jam Tangan Raib, Begini Kejadiannya

Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan.

Pada saat dihipnotis, seseorang akan mencapai tingkat fokus atau konsentrasi yang sangat tinggi, sehingga sugesti yang diberikan kepadanya akan lebih mudah diterima.

Dengan begitu, tujuan hipnotis (seperti untuk mengendalikan perilaku atau fobia) bisa lebih mudah tercapai karena otak sangat fokus pada isi sugesti yang diterima.

Tetapi ada beberapa orang yang memang sulit dihipnotis.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved