Kenapa Ada Orang Mudah Dihipnotis dan Tidak? Ini Penjelasannya

Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan

net
Ilustrasi hipnotis 

Menurut dr David Spiegel, seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University, ada sekitar 25 persen orang yang tidak mudah dihipnotis.

Baca: Anda Mendapat Telepon Hipnotis, Begini Cara Menghindarinya!

Spiegel menjelaskan dalam Archives of General Psychiatry bahwa terdapat perbedaan di area otak pada orang-orang yang tidak mudah dihipnotis dengan orang-orang yang mudah dihipnotis.

Pada orang yang tidak mudah dihipnotis, area otak aktif yang terkait dengan kontrol eksekutif dan perhatian cenderung memiliki aktivitas yang lebih sedikit.

Sementara, orang yang mudah dihipnotis memiliki area otak aktif yang lebih besar di bagian kontrol eksekutif dan bagian yang berperan dalam memusatkan perhatian.

Jadi dengan kata lain, orang yang lebih mudah berkonsentrasi pada satu hal dalam satu waktu justru cenderung lebih mudah terhipnotis.

Sedangkan orang yang sulit berkonsentrasi akan lebih sulit dihipnotis.

Baca: ‘Suara Palsu’ Tompi Hipnotis Ratusan Penonton

Hal ini terbalik dengan teori yang banyak dipercaya awam, yaitu justru orang yang susah konsentrasi yang mudah dihipnotis.

Apakah saya mudah dihipnotis?

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved