Tersangka Pembunuh Bidan di Mutiara Timur Diperkirakan Tiba di Polda Aceh Sore Ini

Setelah tiba di Polda Aceh, anggota Satreskrim Polres Pidie langsung membawa tersangka ke Mapolres Pidie untuk menjalani pemeriksaan.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Safriadi Syahbuddin
DOK SERAMBINEWS.COM
Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS COM, SIGLI - Hamdani (35), warga Blang Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, dibekuk polisi di kos-kosan di Jalan Intan RT 002/04 Kelurahan Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Jawa Bara, Minggu (29/10/2017) sekitar pukul 21.30 WIB.

Ia diduga kuat sebagai tersangka pembunuhan bidan Nursiah binti Ibrahim (43), istrinya sendiri.

Nursiah ditemukan tewas mengenaskan di rumah mertuanya di Gampong Blang Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, 29 Agustus 2017.

(Baca: BREAKINGNEWS: Bersimbah Darah, Bidan di Mutiara Timur Dibunuh Secara Sadis, Baju Putih Jadi Merah)

Penyergapan Hamdani dilakukan tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh bersama opsnal Satreskrim Polres Pidie yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Syamsul didampingi Panit Jatanras Polda Aceh, Ipda Muhammad.

"Insya Allah, sore ini Hamdani akan tiba di Polda Aceh. Saat ini, tersangka dalam proses pemulangan," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambinews.com, Senin (30/10/2017).

(Baca: Setelah Bunuh Bidan, Hamdani Kabur dari Pidie ke Bogor, di Kos-Kosan Ini Polisi Meringkusnya)

Ia menambahkan, setelah tiba di Polda Aceh, anggota Satreskrim Polres Pidie langsung membawanya ke Mapolres Pidie untuk menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui, Nursiah binti Ibrahim ditemukan tewas bersimbah darah di rumah mertuanya di Gampong Blang Basah, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, 29 Agustus 2017.

(Baca: Pembunuhan Bidan di Pidie, Ini Pengakuan Hamdani hingga Tega Menghabisi Nyawa Istrinya)

Dalam penyelidikan polisi, diduga kuat pelakunya adalah suaminya, Hamdani.

Berdasrakan foto KTP, Nursiah lahir di Meureudue, Pidie Jaya, 23 Maret 1974.

Ia tercatat sebagai PNS di Puskesmas Peusangan, Bireuen.

Nursiah yang berstatus istri kedua Hamdani menetap di Dusun Peutua Dadeh, Desa Cot Keuranji, Kecamatan Peusangan, Bireuen.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved