IKAT Aceh Adakan Tahsin Metode Awsat di Dayah Samalanga

Metode tahsin Quran yang diajarkan didapat dari para syaikh di negara Timur Tengah lalu dikembangkan oleh alumni universitas di Timur Tengah,

IKAT Aceh Adakan Tahsin Metode Awsat di Dayah Samalanga
IST

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan Training of Trainer (ToT) tahsin Alquran dengan metode awsat di Dayah Riyadhul Mubarak Al-Idrisiyah pimpinan Ayah Busyairi Yahya di Desa Tanjongan Idem, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen,

Ketua IKAT Aceh, Tgk H Muhammad Fadhil Rahmi Lc mengatakan, acara itu berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/11/2017) dan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari imam desa, guru Alquran dan teungku-teungku dayah.

“Kegiatan pertama kali kita laksanakan di Bireuen. Sebelumnya acara ini juga sudah kami laksanakan di delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya dengan peserta hampir tiga ratusan imam desa dan guru Alquran,” kata Tgk Fadhil, Senin (6/11/2017).

(Baca: Jual Kerajinan Ini, Seorang Pengasuh Pondok Pesantren Mampu Hidupi 84 Santri Miskin dan Yatim)

Metode tahsin Quran yang diajarkan, kata dia, didapat dari para syaikh di negara Timur Tengah lalu dikembangkan oleh alumni universitas di Timur Tengah yang tergabung dalam IKAT. "Ada puluhan alumni yang sudah mendapat sanad," jelasnya.

Di antara para peraih sanad dari para syeikh adalah Muhammad Yasin Jumadi, Mujtahid, dan Mahfuz M Nur yang menjadi tutor pada pelatihan itu.

“Pelatihan ini sangat berguna dan kami mengharap agar kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, semoga ada kelanjutan. Kami berharap kalau bisa jangan tahsin saja, tapi ada juga pelatihan bahasa Arab,” ungkap Tgk Tarmizi, Wakil Pimpinan Dayah Riyadhul Mubarak Al-Idrisiyah. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved