Muntah Ikan Paus Harganya Selangit, Ini Yang Dikhawatirkan Peneliti
Ambergris memang tidak membahayakan bagi paus, tetapi perdagangannya telah dilarang di beberapa negara, seperti Amerika Serikat.
Sukadi mengetahui itu setelah mengecek di video Youtube.
“Saya baru sadar yang saya temukan itu adalah muntahan ikan paus bernilai mahal, maka hebohlah. Kalau saya biasa saja tidak heboh, tetapi orang lain banyak yang heboh,” ujarnya.
Sejauh ini benda yang diduga muntahan paus tersebut masih ia simpan di rumah, belum ada yang terjual.
“Masih ada di rumah. Saya simpan sekitar 200 kg. Belum ada yang terjual, tetapi kalau ada yang berminat serius dengan harga yang cocok, maka saya jual,” ucapnya.
Dia mengaku sudah banyak yang menghubungi namun belum cocok harga. “Saya ingin di atas Rp 22 juta/kg, minimal Rp 30 juta per kilo,” ujar Sukadi.
Menurut Sukadi, warna muntahan paus itu putih bercampur kekuningan. Jika dirasa, seperti memegang lilin. Saat dipanaskan, meleleh dan dapat digunakan untuk menghidupkan api.
Dalam beberapa literatur, muntahan paus berharga cukup mahal, mencapai puluhan hingga ratusan juta sekilo.
Ambergris merupakan zat yang menumpuk di dalam usus paus. Lama menumpuk dalam perut paus, zat tersebut menjadi padat seperti lilin dan berbentuk bongkahan.
Ambergris berbentuk solid seperti lilin dan mudah terbakar. Zat ini sangat baik digunakan sebagai bahan pembuat parfum.
Ambergris yang terbuat dari muntahan ikan paus dijual seharga Rp 200 juta/kg.
Mahalnya harga parfum dari muntahan paus karena jadi favorit kalangan selebritis dunia.
Wangi ambergris bertahan lama sehingga harganya pun sangat tinggi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/autopsi-bangkai-paus_20171114_231534.jpg)